450 Prajurit Yonif 315/Garuda Diterbangkan, Jaga Perbatasan RI-PNG

130

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Sebanyak 450 prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 315/Garuda diterbangkan ke wilayah perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (PNG). Pemberangkatan prajurit dalam rangka tugas pengamanan perbatasan (Pamtas) ini dilepas Danrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf. Mirza Agus di Mako Yonif 315/Garuda, Jalan Ishak Djuarsa, Kota Bogor.

Kolonel Inf. Mirza Agus, mengatakan, ratusan prajurit tersebut akan

melaksanakan tugas menggantikan Yonif Para Raider 503/MK Kostrad.

Satuan tempur korps baret hijau ini akan bertugas selama 10 bulan di perbatasan.

“Prajurit yang berangkatkan ke sana berjumlah 450 orang. 75 persen dari Yonif 315/Garuda dan 25 persen dari jajaran Kodam III/Siliwangi. Mereka bertugas menggantikan tugas Yonif Para Raider 503/MK Kostrad,” katanya.

Dijelaskannya, dalam Pamtas nanti prajurit di antaranya menyelesaikan patok perbatasan yang masih belum terselesaikan. Di samping itu, mereka pun bertugas menjaga keberadaan patok-patok perbatasan lainnya.

Terkait munculnya kelompok separatis baru-baru ini, Mirza menegaskan bahwa keberadaannya jauh dari perbatasan. Namun, ia berpesan, sesuai arahan prajurit harus tetap selalu waspada dan memedomani protap atau prosedur yang sudah disiapkan.

“Para prajurit sudah melakukan persiapan selama satu tahun ke belakang, dan sudah direncanakan dan saat ini mereka siap untuk diberangkatkan. Prajurit yang diberangkatkan diberi materi tentang bagaimana mengatasi aksi separatis tentunya mereka telah mempersiapkan itu,” terangnya.

Selain itu, kata dia, para prajurit pun telah dibekali kemampuan baik bidang tempur, antropologi maupun sosial budaya. Sehingga mereka tinggal mengaplikasikannya.