33 Desa di Aceh Utara ini Direndam Banjir Lagi

2.276 dibaca
Kapolres Aceh Utara AKBP Ir Untung Sangaji memberikan bantuan pada warga korban banjir

BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSUKON – Sebanyak 33 Desa di tiga Kecamatan wilayah hukum Polres Aceh Utara kembali direndam banjir, Rabu (3/1/2018). Ketinggian air mencapai 30 hingga 100cm. Akibatnyar ratusan hektar sawah tergenang banjir. Serta ratusan jiwa terpaksa harus mengungsi. 

Adapun desa desa yang saat ini tergenag air antara lain, Desa Matang Keh, Desa Tring krueng kreeh, Desa Rayeuk Pange, Desa Bungong, Desa Mns Geulumpang, Desa Mns krueng, Desa Bracan rata, Desa Asan krueng kreeh, Desa Munjee VII, Desa Tanjung Serkuy, Desa Reungkam, Desa Keutapang, serta Desa Leupe

Sampai saat ini debit air terus bertambah sementara masyarakat mulai mengungsi di tempat pengungsian, di Meunasah’s Desa.

Sementara ini jumlah pengungsi hingga mencapai 205 jiwa dari lima desa, yang antara lain, desa Rayeuk Pange sebayak 10 KK 45 Jiwa, Desa Asan Krung Kreh 15 KK 70 Jiwa, Desa Reungkam 10 KK 50 jiwa, Desaa Bracan Rata 10 KK 40 Jiwa

‎sedangkan Lahan sawah yang saat ini sedang musim tanam di Wilayah Kec. Pirak Timu terendam banjir dengan luas *-+ 795 Ha*

Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji melalui Ksb Humas AKP M Jafaruddin mengatakan banjir diakibatkan meluapnya air sungai Keureuto dan Sungai Pirak.

“Amatan kami warga masyarakat masih bertahan dirumah masing-masing serta belum ada yang mengungsi. Namun warga sudah mulai memindahkan barang-barang dan hewan ternaknya ketempat yang lebih tinggi” ujar Jafaruddin.

Menurutnya, meluapnya debit air sungai karena curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. “Ada 33 Desa di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timu dan Tanah Luas yang sudah digenangi air, Personel Polres Aceh Utara juga telah siaga membantu masyarakat.” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?