Aksi KPK Terus Berlanjut. Ini, Kata Aktivis Anti Korupsi Sekolah Pemimpin Muda Aceh

4.422 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH. Kehadiran Komisi Pemeberantasan Korupsi di Provinsi Aceh menjadi suatu intropeksi atau refleksi bagi setiap pemerintahan yang ada di Aceh, baik tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, juga legislatif.

Aktivis Anti Korupsi, SPMA (Sekolah Pemimpin Muda Aceh, Arifandi kepada media ini, Rabu (11/7/2018) angkat bicara, terkait hadirnya lembaga anti rasuah KPK, di tanah Serambi Mekah. “KPK saat ini terus bergerak dalam mencari bukti – bukti serta terus melakukan penggeledahan dibeberapa dinas, seperti, PUPR, DISPORA, DINAS PENDIDIKAN dan memyengel beberapa ruangan”,  kata dia.

Bukan tidak mungkin, kata Arifandi, KPK juga akan terus melakukan penggeledahan hingga ke Pemrintah Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh, bila memang ada sangkut pautnya dengan dinas terkait.

Dikabarkan, sambung Arifandi, penggeledahan beberapa dinas terkait untuk memperkuat perkara yang sedang ditangani KPK. Maka dari itu, penyidik memandang sejumlah bukti akan memperkuat kasus tersebut,

“Ini, merupakan bagian dari menindaklanjuti kasus OTT yang menjerat Gubernur Non Aktif Aceh dan Bupati Bener Meriah, beberapa hari lalu. Dan ini, masih kata dia, menjadi pertimbangan pemkab/kota dalam menggunakan anggaran pemerintah untul tidak sewenang – wenang”, tandasnya.

Bagaimana Menurut Anda?