Berpura-pura Kehabisan bensin, ternyata ini yang dilakukan Dua remaja di Lhokseumawe

248

BUANAINDONESIA.CO.ID, LHOKSEUMAWE – Hati-hati bila ada orang yang hendak minta tolong dengan alasan motornya kehabisan minyak. Sebab baru-baru ini ada begal yang bermodus seperti ini. Beruntung aksinya kemudian dapat digagalkan oleh warga yang mendengar teriakan korban.

Dari informasi yang berhasil dihimpun peristiwa itu bermula, pada Senin sore (09/10) sekira pukul 17.30 Wib, Pelaku M (17) warga Muara Satu dan A (19) warga Dewantara meminta tolong kepada korban MK (13) dan FM (16) untuk mengantar temannya yang berinisial “A” ke Pintu 2 Arun Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu, Pemko Lhoksemawe. “pelaku saat itu menyalip dan memberhentikan korban dengan alasan kalau motor yang digunakannya kehabisan Minyak,” ujar Kapolsek, Rabu (11/10/2017).

Peristiwa tersebut berawal pada Senin sore (09/10) sekira pukul 17.30 Wib, Pelaku M (17) warga Muara Satu dan A (19) warga Dewantara meminta tolong kepada korban MK (13) dan FM (16) untuk mengantar temannya yang berinisial “A” ke Pintu 2 Arun Desa Blang Pulo Kecamatan Muara Satu, Pemko Lhokseumawe. “pelaku saat itu menyalip dan memberhentikan korban dengan alasan kalau motor yang digunakannya kehabisan Minyak,” ujar Kapolsek, Rabu (11/10/2017).

Mendengar permintaan tolong tersebut, korban membonceng temannya dan pelaku dengan Tartik (tarek tiga-red) namun M mengikuti dari belakang ,sampai di pintu 2 Desa Blang Pulo.

Lanjutnya, A kawan si pelaku M mengatakan kepada korban untuk masuk ke arah jalan Simpang Len Desa Padang Sakti dan terus diarahkan ke arah goa jepang Desa Blang Panyang.

“Sampai di depan pintu goa jepang namun di arahkan ke kanan, Tempat semak semak dan tidak beberapa lama pelaku M tiba di lokasi, dan meminta kunci kontak motor korban, Namun tidak diberikan,” jelas Kapolsek.

Pelaku meminta uang kepada korban namun korban menjawab tidak ada, kemudian pelaku membuka bagasi motor korban dan mengambil dompet kakak korban dengan uang sebanyak Rp.50.000, mengambil sandal serta mengambil HP oppo dan Advan milim korban.

Usai melakukan aksinya, pelaku M melempar kunci kontak ke tanah dan mengancam agar jangan melapor ke siapapun, setelah itu korban pulang.

Tidak terima terhadap kelakuan pelaku, pada hari selasa (10/10) sekira pukul 16.30 Wib, kedua korban berangkat ke dalam komp. Asean yang didampingi keluarga korban dan tidak beberapa lama mereka bertemu dengan pelaku M dan langsung ditangkap serta diserahkan ke Mapolsek Muara Satu.

Sebelumnya,  sesudah kejadian tersebut korban tidak ada melapor, “saat ini tersangka beserta BB telah diserahkan ke Mapolres Lhokseumawe untuk Proses Hukum lebih lanjut”, tutup Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S. Ik, MH melalui Kapolsek Muara Satu AKP Ahmad Yani.

Bagaimana Menurut Anda?