Bertahun Terbaring Lumpuh, Janda Miskin Ini Akhirnya Dirujuk Tim Relawan Ke RSUDZA

61

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH TIMUR – Setelah terbaring dirumah gubuk selama kurang lebih lima tahunan, Anita Binti Abdurrahman (29), Janda beranak dua, yang merupakan warga dusun Glugur, Gampong (Desa) Paya Demam Dua, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur akhirnya mendapat perawatan dan pengobatan dari pihak rumah sakit.

Itu setelah difasilitasi Relawan Sosial Edi Fadhil Cs yang diwakili Akmal Daud, bekerjasama dengan Puskesmas Matang Pudeng Pantee Bidari dan RSUD dr Zubir Mahmud Idi serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Aceh Timur.

Anita dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Kota  Banda Aceh. Yang didampingi sang bunda, Nurhayati (61) dan adiknya yang bungsu, Asya (20).

Anita dibawa dengan mobil Ambulance Puskesmas Matang Pudeng Pantee Bidari ke RSUD Zubir Mahmud, Idi, Aceh Timur, sekira pukul 11.00 Wib, pada Rabu (8/11/2017) namun, sekitar empat jam kemudian, Anita dirujuk ke (RSUDZA) Banda Aceh

Selain mendapat biaya perawatan Anitan juga akan diberikan biaya pendampingan selama tinggal dirumah sakit.

“Ya, Selama menjalani perawatan medis di RSUDZA, biaya pendampingan akan kita tanggung, dananya berasal dari para donatur, dan kawan–kawan relawan yang ada di Banda Aceh juga sudah menyiapkan rumah singgah, untuk memudahkan proses pengobatan,” tutur Akmal Daud kepada wartawan Kamis (09/11/17).

Informasi yang berhasil dihimpun Anita terdiagnosa penyakit lumpuh Setelah terjatuh disumur rumahnya usai mengambil wudhu untuk menunaikan shalat subuh, Anita Binti Abdurrahman (29).

Karna keadaan Ibu janda yang memiliki seorang anak ini, terpaksa hanya bisa terbaring lemah selama lima tahun lebih, dirumah gubuknya. Pada saat terjatuh di tahun 2012 lalu Anita sempat koma selama 12 hari. Ketika sadar, kedua tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan dan bicaranya mendadak pelo atau artikulasinya sudah tidak jelas lagi terdengar. Meski begitu Anita hanya diobati seadanya dengan cara tradisional, termasuk diasapi dengan kayu bakar yang diyakini mengandung penawar (sumber wol)

Bagaimana Menurut Anda?