Diduga Pasal Berita, Kantor Tabloid Modus Aceh Di Teror Bom

3.312 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH – Lagi uapaya pembungkaman terhadap Pers kembali terjadi. Upaya Kali ini, Kantor Tabloid Modus Aceh, di Jalan Teuku Iskandar, Kampung Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, subuh tadi, Sabtu (30/06/2018) pukul 04.30 Wib, diteror Bom yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Akibat peristiwa tersebut membuat kaca depan pecah. Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

Muhammad Saleh, Pimpinan Redaksi Tabloid Modus Aceh, kepada awak media menuturkan, ini kali kedua kantornya diteror Bom, “Dahulu terjadi tahun 2012, teror bom seperti ini” kata Saleh, Sabtu (30/06).

Berdasarkan rekaman Cctv dikantornya, papar Saleh, Bom tersebut diletakan oleh orang tidak dikenal, dengan ciri – ciri, berbadan kurus, memakai peci, dan jacket. Serta menenteng tas kresek (plastik) datang meletakan benda yang diduga Bom, pukul 04.30 Wib, subuh tadi, persis di depan pintu kaca kantor Modus Aceh.

Menurut Saleh, teror Bom yang terjadi diduga, akibat pemberitaan yang selama ini selalu kritis dimuat pada Tabloid Modus Aceh, terkait penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai kasus Dermaga Sabang, dan Interpelasi Dewan kepada Gubernur Aceh.

Sebelum peristiwa Bom terjadi, dia mengaku tidak pernah ada teror apapun yang terjadi kepadanya. “Untuk teror tidak pernah diterima, Baik via telephone, wa, dan sms”. sambungnya.

Namun, menurut pengakuan Saleh, saat sedang minum kopi, dia melihat ada orang – orang tertentu yang memantau aktifitasnya. Termasuk saat mobil yang dikemudikannya dibuntuti oleh seseorang.

Saleh juga menambahkan, bila memang peristiwa yang terjadi itu terkait dengan pemberitaan. Hal ini sangat disayangkan, Karena merupakan bentuk pembungkaman pers, tegas dia. “Saya tetap akan memberitakan yang benar”. Tegasnya.

Seharusnya, lanjut dikatakannya, bila ada pihak – pihak yang merasa dirugikan terkait pemberitaan pers, mereka bisa melakukan hak jawab, imbuhnya. “Bukan dengan cara – cara seperti ini” tutup Pimred Modus Aceh.

Amatan media di lokasi, Tim Jihandak Gegana Polda Aceh, turut mengamankan dan membawa sisa benda yang diduga Bom tersebut dari Tempat kejadian Perkara (TKP).

Kepada media, Tim Jihandak menerangkan, benda  yang diduga Bom ini, jenis rakitan, yang mempunyai daya ledak rendah (low). Dan ada ditemukan handaknya, pada benda tersebut.

Sementara, Kapolresta Banda Aceh, AKBP Trisno Riyanto menambahkan, pihaknya belum bisa mengatakan benda tersebut sebagai Bom, Walupun sempat terjadi ledakan di lokasi, karena masih dilakukan penyelidikan.

“Semua informasi akan kita terima, Dalam rangka untuk membantu pengungkapan kejadian ini”, tutup Kapolresta Banda Aceh.

Bagaimana Menurut Anda?