Kepala Daerah di Aceh Kena OTT, ini Kronologisnya

3.090 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDA ACEH. Peristiwa penjemputan orang nomor satu di Provinsi Aceh, oleh Lembaga Anti Rasuah (KPK) tadi malam, Selasa (03/07), beredar luas di WhatshApp Messenger. Begitupun kronologi Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Bener Meriah.

Namun, Pada grup WA Irwandi – Nova Iriansyah, beberapa kali salah seorang anggota grup berusaha meyakinkan, bahwa orang nomor satu di Aceh tidak ditangkap. Namun Hanya diperiksa sebagai saksi saja,

Di waktu yang sama, awak media ini juga memantau di Mapolda Aceh, sejak beredarnya kabar OTT, dengan maksud untuk memastikan orang nomor satu di Aceh,

Kabiro KPK Febri Diansyah kepada buanaindonesia, membenarkan penangkapan tersebut, “info Kegiatan Penindakan : Sore hingga malam ini, KPK melakukan kegiatan penindakan di Aceh dan mengamankan 10 orang, yang terdiri dari 2 kepala daerah dan sejumlah pihak non PNS”. Katanya.

Meburutbya, Diduga sebelumnya telah terjadi transaksi yang melibatkan penyelenggara negara di tingkat Provinsi dan salah satu Kabupaten di Aceh. Sejumlah uang ratusan juta rupiah diamankan. Diduga merupakan bagian dari realisasi komitmen fee sebelumnya,

“Tim saat ini telah berada di Polda Aceh dan melakukan pemeriksaan awal. Sesuai KUHAP, tim akan melakukan proses sampai penentuan status dalam waktu 24 jam”. Katanya.

Menurut info yang dihimpun, penangkapan terhadap orang nomor satu Aceh, drh. I Y, oleh Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi di Pendopo Gubernur Aceh, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Berdasarkan beberapa sumber  di Pendopo Gubernur  Aceh, sekitar  pukul 21.05 Wib, I Y, dibawa oleh  sekitar 7 orang,

Diperkirakan tim tersebut, adalah Satgas KPK yang membawa I Y ke Mapolda Aceh menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport berkelir hitam. Dengan nomor yang tidak diketahui.

“Saat dibawa Tim KPK, orang nomor satu di Aceh tersebut mengatakan kepada penjaga di Pendopo Gubernur, ia keluar sebentar pergi ngopi bersama temannya”. Kata salah seorang sumber

Saat ini, tampak keadaan Pendopo Gubernur Aceh masih aman terkendali, kata si pelapor. Sekitar 15 orang Tim Relawan dari I Y, standby di tempat tersebut.

Hingga Rabu dini hari (04/07/2018), pihak media belum mendapat keterangan pasti, tentang akurasi kejadian tersebut. Beberapa petinggi Mapolda Aceh enggan beri tanggapan perihal OTT KPK, kepada orang nomor satu Aceh dan salah satu bupati di Aceh. “Itu otoritasnya KPK. Kami tidak punya kewenangan”, ucap seorang pejabat utama di Polda

Menurut sumber yang dihimpun buanaindonesia, saat ini orang nomor satu di Aceh tersebut sudah berada di jakarta siang tadi bersama Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Bagaimana Menurut Anda?