Oknum Rekanan di Polisikan Wartawan

140

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Aceh Jaya, Brigadir Rizal, hari ini menerima laporan dari Musliadi (38), Profesi Wartawan salah satu Media Online Lokal Aceh, beserta beberapa lampiran bukti. Perihal dugaan tindak pidana penghinaan serta perbuatan tidak menyenangkan yang diterima dirinya dari oknum rekanan beberapa waktu lalu, diduga terkait berita yang ditulisnya.

Musliadi saat membuat laporan, Kamis (12/10), didampingi Pemimpin Redaksi media online, Rudi Harianto bersama Andi Suhanda, Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Kuasa Hukum media online tersebut.

Menurut Rudi Harianto, pelaporan itu diharapkan bisa menjadi pembelajaran kepada rekanan di Aceh Jaya, khususnya. Agar Jangan sampaiterulang kepada kawan-kawan media lainnya.

Selain itu sebut Rudi, wartawan hanyalah penulis, bukan sebagai pembunuh yang mendapatkan makian dari oknum rekanan.

Rudi Harianto mengharapakan, kepada Bupati khususnya dinas terkait, agar rekanan kedepannya bisa bekerjasama dengan awak media dengan lebih baik lagi. “Sehingga tidak adalagi kejadian seperti ini”, ulang Rudi Harianto.

Rudi meminta Bupati melalui dinas terkait untuk mengevaluasi para rekanan, agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi. Dan mengambil tindakan terhadap oknum rekanan tersebut.

Andi Suhada Kuasa Hukum Musliadi, untuk sementara terkait laporan diserahkan sepenuhnya kepada pihak Kepolisian, sambil menunggu pengembangan selanjutnya yang akan dilakukan Polisi, dengan nomor laporan 48/X/2017/SPKT, tutup Andi.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Aceh Jaya, akan segera melakukan penyelidikan terkait laporan dari saudara Musliadi, dengan segera memanggil terlapor.

Ketua PWI Aceh Jaya, Sa’dul, kepada media, meegaskan, PWI  akan melakukan pembelaan terhadap teman se-peofesiyang bertugas di Aceh Jaya.

“Seharusnya bila pihak rekanan keberatan dengan penulisan tersebut, berikan hak jawab. Bukan dengan cara premanisme seperti ini”. Tegasnya.

Ia berharap para rekanan Tidak perlu harus mengedepankan emosi. “Rekanan tidak perlu alergi dengan kehadiran wartawan, karena tugas fungsi pewarta selaku sosial control”. tutup Ketua PWI Aceh Jaya.

Bagaimana Menurut Anda?