Santri Miskin Terharu Saat Menerima Bantuan Kitab Kuning Dari LSM Acheh Future

75
BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH – Perhatian Lembaga Acheh Future  kepada para Santri-santriwati yang kurang mampu dalam mengikuti proses belajar mengajar disejumlah Dayah ( Pesantren ) yang ada di Provinsi Aceh sungguh peka dan pantas diapresiasi. Pekerjaan yang sangat mulia demi untuk meningkatkan ilmu agama terus dilakukan lembaga tersebut. sebelumnya Acheh Future yang bergerak dibidang sosial masyarakat ini sudah menyerahkan sejumlah kitab kuning kepada santri – santriwati kurang mampu di Kabupaten Aceh Timur.
Kini kembali Lsm  Acheh Future menyerahkan bantuan Kitab kuning Kepada Santri-santriwati kepada keluarga kurang mampu untuk wilayah Kabupaten Aceh Utara, tepatnya di Mesjid Raya Pase Kota Panton Labu Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara, selasa, 21 November 2017.
Penyerahan kitab kuning tersebut di lakukan oleh Ketua Umum Lembaga Acheh Future  Razali Yusuf, kepada Tgk Usman (23)  warga Gampong Meuria Kecamatan Matang Kuli, Kabupaten Aceh Utara.
Menurut Razaly Yusuf, Seorang santri kurang mampu iti  bernama Tgk Usman, yang saat ini sedang menimba ilmu di Dayah Mudi Mesra Samalanga, Kabupaten Biruen, untuk saat ini Tgk Usman masih belajar di kelas lima dan sangat membutuhkan kitab kuning guna untuk kelancaran proses belajarnya.
 “Alhamdhulillah,  saya sangat berterima kasih, kepada Lembaga Acheh Future yang telah membatu saya, menyumbangkan dua paket kitab Kuning yang sangat saya butuhkan saat ini. Semoga Allah memberi kemudahan rezki, dan mudah dalam segala urusannya,  agar Lembaga Acheh Future bisa mambantu saudara kami  (Santri-santriwati)  yang lain yang kurang mampu dan membutuhkan perhatian para dermawan saat ini,”  Kata Tgk Usman,
Sementara itu, Ketua Aceh Future Razali Yusuf sangat  berharap kepada Tgk Usman, kepadanya Razali  terus memicu semangat belajar, walaupun masih memiliki serba kekurangan, yang penting tekat dan keikhlasan  harus di utamakan,  Allah pasti akan memberikan petunjuk dan kemudahan kepada orang-orang mukmin yang ikhlas dijalannya.
“Paket sumbangan kitab kuning ini  merupakan sumbangan dari  hamba Allah, saya hanya meneruskan dan menyerahkan nya saja, kepada santri yang kurang mampu yang kini sangat membutuhkan,” kata Razali Yusuf.

Bagaimana Menurut Anda?