Warga Alue Gajah ini Butuh ‘Uluran Tangan’

72

BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH JAYA – Aisyah, asal Kabupaten Aceh Jaya, Desa Alue Gajah, Kecamatan Darul Hikmah, kondisinya sangat memprihatinkan. Balita berumur 4 tahun, yang lahir tahun 2014, mempunyai berat badan tidak normal serta mengalami kelainan jantung, dan butuh perawatan insentif di Rumah Sakit. Sayangnya, keadaan ekonomi keluarganya tergolong kurang mampu. “Aisyah lahir dari latar belakang keluarga kurang mampu. Pekerjaan sehari-hari Orang Tua Aisyah, hanyalah buruh tani dengan menempati sebuah rumah tidak layak huni, berukuran 4 X 3 meter, beratap rumbia, berdinding papan tempel serta beralaskan tikar”, tutur warga sekitar.

Rukmaya, Kepala UPTD Puskesmas Patek, kepada media beberapa waktu lalu, mengatakan, pihaknya selalu melakukan pendampingan kepada Aisyah, juga rutin memberikan makanan bergizi dan vitamin. “Namun kami tidak bisa berbuat banyak. Karena pelayanan medis di Puskesmas ini dan Rumah Sakit Teuku Umar Calang, tidak mampu dilakukan dalam penanganan penyakit yang diderita Aisyah”. Kata Rukmaya.

diutarakan, pada Tahun 2017, balita tersebut sudah dua kali di bawa ke Banda Aceh, terakhir dalam bulan ini. Hasil final pemeriksaan medis, pasien harus segera ditangani oleh Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), di Jakarta untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik, papar Rukmaya.

Hal senada juga disampaikan Nuri Assiri, Camat Darul Hikmah, tentang kondisi yang dialami Aisyah. Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya, sudah sering medampingi penanganan kesehatan pasien dari keluarga Marzuki ini. Bukan hanya penanganan saja, tetapi juga bantuan dana pendamping yang diberikan oleh Pemkab.

Namun ini semua diluar batas kemampuan kami, sebut Camat. Penyakit yang diderita Aisyah harus ditangani oleh tenaga ahli yang profesional, dan dokter spesialis khusus.

Aisyah sejak lahir memang sudah mengalami kelainan jantung. Sekarang mengalami kekurangan Gizi, sehingga mengakibatkan kebocoran jantung dan kebutaan. Hal ini disebabkan kelainan yang dialaminya, jelas Camat.

Nuri Assiri berharap, kepada semua pihak, baik media, lsm, juga lembaga sosial lainnya dapat memberikan perhatian dan bantuannya. Sehingga dapat melakukan perobatan kepada Aisyah, serta dapat sembuh seperti anak-anak lainnya.

Selaku Pemerintah tingkat Kecamatan, ia akan melakukan berbagai langkah, baik dengan penggalangan dana, maupun dari kecamatan hingga Kabupaten, serta elemen masyarakat lainnya. Untuk membantu keluarga Marzuki, tidak terbeban biaya pengobatan anaknya saat rujukan ke Jakarta, tutup Camat Darul Hikmah.

Bagaimana Menurut Anda?