Alumni UTP Jangan Jadi Koruptor

77
Suasana upacara Yudisium XIII. Universitas Tridinanti Palembang. Kamis 26 Oktober 2017

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tridinanti Palembang melantik 24 wisudawan baru dari dua program studi yakni 12 orang dari Progam Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia  dan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Kamis, 26 Oktober 2017

Dalam sambutannya, Rektor UTP yang diwakili oleh Pembantu Rektor III, Sugiri Dinah, SE, M. Si menyatakan menjadi sarjana baru bukanlah akhir dari suatu proses belajar dalam kehidupan, karena ini merupakan awal untuk menimba ilmu dan terus belajar. Sugiri menambahkan, keberhasilan seseorang di dalam masyarakat ditentukan oleh kemampuan masing-masing dalam menyesuaikan diri, mencapai target, dan menjawab tantangan.

“Keberhasilan yang bermakna adalah keberhasilan yang membawa kebaikan bagi orang lain. Jangan meraih keberhasilan dengan mengekspoitasi dan memperdayai orang lain, seperti koruptor. Mereka menghilangkan hak-hak orang lain dengan memperkaya diri sendiri, menzalimi orang menjadikan orang lain menderita, hidari sikap seperti itu” tegasnya.

Dekan FKIP UTP, Prof. Dr. Rusman Roni, M. Pd. menambahkan dengan mendapatkan gelar sarjana berarti lulusan FKIP UTP  ini telah siap menyabut dibukanya moratorium kepegawaian. Kuota untuk guru sangat terbuka karena telah banyak pula guru yang pensiun.

“Saya berharap para alumni nanti dapat bersaing mendapatkan kuota sebagai pegawai negeri,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dekan juga memberikan piagam penghargaan kepada tiga lulusan terbaik dengan predikat dengan pujian, yakni Dwi Mike Amalia dengan IPK 3,66 berasal dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Ina Maria dengan IPK 3,74, dan Hayanin Puspita Sari dengan IPK 3,67 yang berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

Salah satu alumni, Syamsudari, S. Pd. Menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas semua arahan dan bimbingan dari seluruh dosen. Selain itu, dirinya merasa bangga telah menjadi bagian dari FKIP UTP.

“Mudah-mudahan ilmu yang didapat dari banggu kuliah dapat bermanfaat bagi orang lain, dan menjadi kebanggan bagi almamater tercinta,” pungkasnya.