Deputi I Kantor Staf Presiden Dukung Percepatan LRT Palembang

1.129 dibaca
Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar - Darmawan Prasodjo saat menghadiri rapat penyelesaian permasalahan akses Stasiun dan akses Depo pada pembangunan LRT diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian di Hotel Batiqa Palembang, Selasa (30/1).

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Deputi Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo mengakui dan sangat mengapresiasi semangat tinggi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam menyelesaikan segala permasalahan mengenai pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Palembang agar dapat selesai tepat waktu sesuai rencana.

Menurutnya, selama mengurus dan memantau semua pembangunan infrastruktur di daerah se-Indonesia, pihaknya melihat hanya Pemprov Sumsel yang sangat proaktif dibanding pemerintah daerah lainnya khususnya dalam penyelesaian pembangunan bidang infrastruktur.

Sebagai bentuk apresiasi tersebut, pihaknya menyatakan akan siap mendukung penuh dan siap membantu segala permasalahan yang dihadapi Pemda Provinsi Sumsel terkait pembangunan LRT di Palembang.

“Apapun masalahnya, kalau sudah mentok laporkan ke kami akan kita bantu dan dukung sepenuhnya, apapun itu. Pesan saya, kepada Pemerintah Sumatera Selatan jangan ragu-ragu, maju terus menyelesaikan ini,” ungkap Darmawan Prasodjo saat menghadiri rapat penyelesaian permasalahan akses Stasiun dan akses Depo pada pembangunan LRT diselenggarakan Ditjen Perkeretaapian di Hotel Batiqa Palembang, Selasa 30 Januari 2018

Lanjut Darmawan Prasodjo, kedatangannya di Palembang merupakan yang pertama kalinnya dan sangat berkesan karena sejak dari bandara disambut oleh tim yang sangat laur biasa, karena terlihat memiliki semangat yang tinggi dalam menyelesaikan permasalahan LTR di Palembang ini.

“Sekali lagi terima kasih, perjuangan dilapangan sangat kami apresiasi, dan kami pantau terus ini. Nanti, kita juga buatkan memo untuk laporan ke bapak Presiden,” terangnya.

Rapat yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nasrun Umar tersebut, merupakan tindak lanjut dari surat Menteri Perhubungan tentang kebutuhan eskalator dan lift untuk keseluruhan 13 stasiun LRT di Palembang.

Permasalahan yang dibahas mengenai pembebasan lahan yang masih teridentifikasi pada stasiun Asrama Haji, Polda, Telkomsel, Demang Lebar Daun dan stasiun Polresta Palembang.

Sekda Provinsi Sumsel Nasrun Umar mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel terus berupaya dengan cepat menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi agar pembangunan LRT di Palembang dapat selesai tepat waktu. Menurutnya, begitu banyak permasalahan dari awal pembanguanan LRT. Namun,  berkat kerjasama semua pihak semua permasalahan bisa dilewati hingga dari seluruh bagian yang sudah diselesaikan progresnya sudah mencapai 85 persen lebih.

“Pemprov Sumsel maunya pingin cepat, temen-temen di Waskita Karya pasti sudah paham dengan cara kita menyelesaikan permasalahan-permasahan yang dihadapi. Kami yakin kerjasama semua pihak akan membuat ini lebih cepat sesuai yang direncanakan,” tegasnya.

Hadir dalam rapat tersebut, pimpinan proyek LRT PT. Waskita Karya, Mashudi Jauhari, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel. (Rel)