Bima Maju Lagi Jadi Wali Kota Bogor, Ini Alasannya

91

BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya Bima Arya Sugiarto buka suara. Bima menyatakan diri siap maju lagi menjadi Wali Kota Bogor untuk periode kedua.

Bima mendeklarasikan dirinya di Pendopo Enam, Komplek Baranangsiang Indah, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Deklarasi dihadiri para pendukungnya dari berbagai latar profesi terutama kader Partai Amanat Nasional (PAN).

Menurut bakal calon wali kota dari petahana ini, dirinya siap maju lagi didasarkan pada beberapa alasan.

” Selama ini saya banyak bertanya kepada warga, mempelajari banyak survei, bertanya kepada keluarga, dan melaksanakan sholat istikharah. Untuk itu, hari ini saya sampaikan jawaban dan meminta izin kepada warga Kota Bogor untuk melanjutkan tugas-tugas yang belum selesai, melanjutkan hal-hal yang dijanjikan yang belum dituntaskan,” ungkapnya.

Menurut Bima, banyak capaian yang telah dilakukan tapi masih banyak juga yang belum selesai.

” Bogor masih macet. Konversi masih seperempat berjalan, baru badan hukumnya saja, konversi baru akan tahun depan terlaksana. Kemudian penataan kota masih tanggung. Pendidikan, kesehatan, memerlukan konsentrasi dan butuh sentuhan-sentuhan. Saya merasa saya harus menyelesaikan apa yang saya janjikan, jadi ini bukan masalah jabatan, tapi soal pengabdian walaupun pilihan untuk jabatan masih banyak tapi ini pengabdian untuk Kota Bogor,” bebernya.

Bagaimana dengan keputusan DPP PAN dan siapa pendamping yang dipilih Bima? “DPP mendorong saya tapi sampai saat ini saya sampaikan ke DPP bahwa saya masih mempelajari sosok yang paling tepat untuk bersama-sama ke depan. Pada intinya segala kemungkinan pasti ada. Saya kira di bulan Desember ini akan lebih jelas saya akan berdampingan dengan siapa,” paparnya lagi.

Bima juga mengaku masih terus berkomunikasi secara intens dengan semua partai ternasuk dengan sosok-sosok nonpartai.

” Saya tetap berkomunikasi, yang intinya mencari kecocokan yang hatinya sama, niatnya sama, kita bekerja bukan untuk apa-apa tapi untuk masyarakat Kota Bogor,” tegasnya.

Bima pun mengaku gembira karena stok pemimpin di Bogor cukup banyak, baik jalur partai maupun independen.

” Sosok Pak Edgar misalnya, saya tahu selama bekerja dengan beliau ada sosok birokrat yang mumpuni. Jadi saya bangga pada Edgar maju bersama-sama yang mendapat dukungan dari warga untuk memperbaiki Kota Bogor. Bagi saya ini fastabiqul khoirot, berkompetisi untuk kebaikan. Semua sahabat. Semua saudara,” terang Bima.