SKK Migas gelar “Media Gathering” Bersama FJM Sumsel ke Field JOBP Jode Stone Desa Peninjauan

89
Kepala urusan Humas SKK Migas, Perwakilan Sumatera Bagian Selatan, Dian Sulistiawan.

BUANAINDONESIA.CO.ID, SUMSEL- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Bersama Forum Jurnalis Migas (FJM) Sumsel, menggelar “media gathering” ke Air Serdang Field JOBP Jode Stone (OK) Ltd. Desa Peninjauan Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kamis 5 Oktober 2017

Kepala Perwakilan SKK Migas Kantor Perwakilan Sumatera bagian Selatan, melalui Kepala urusan Humas SKK Migas,  Dian Sulistiawan mengatakan, industri minyak dan gas memberikan kontribusi yang besar bagi negara, sehingga dibutuhkan peranan media massa dalam meliput dan menyampaikan informasi yang positif kepada masyarakat.

“Kehadiran insan pers dalam kegiatan media gathering saat  ini sangat dibutuhkan karena tanpa media massa, apa yang telah SKK Migas  lakukan tidak diketahui secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, banyak masyarakat yang belum memahami industri hulu migas, karena itu dibutuhkan peran media untuk menyosialisasikan melalui pemberitaan agar dapat diketahui secara luas.

Kegiatan yang dilakukan lembaga pemerintah maupun swasta perlu dipublikasikan, sehingga khalayak dapat mengetahui apa yang dilakukan industri migas.

“Kami berharap melalui pemberitaan media massa, maka masyarakat dapat  mengetahuinya,” katanya.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman bagi para peserta apa yang telah dilakukan KKKS, baik dari proses eksplorasi, produksi serta peranan dalam menyediakan energi di masa sekarang dan akan datang.

“Kita berupaya memberikan edukasi karena media sebagai corong dapat memberikan informasi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan migas,” tandasnya.

Kegiatan media  gathering, berlangsung satu hari, 5 Oktober 2017,  Dalam kesempatan ini disambut Field Manager JOB Pertamina Jade Stone Ogan Komering, Ltd. (FM JPOK), Djodi Kusuma.

Dia menjelaskan, JPJOK sangat concern terhadap aspek HSE (Health, Safety, Enviromental), dibuktikan dengan sertifikasi ISO 14001/OHSAS, Pencapaian Peringkat PROPER Hijau, Program Penghijauan Lahan serta program lainnya.

“Memberikan CSR (Corporate Social Responsibility), ke masyarakat Ring satu,  Desa Makartitama, serta memberikan berbagai pelatihan Keterampilan, pembibitan karet, peternakan, pertukangan, pelatihan bengkel,”ujarnya

Dijelaskan, kalau di Desa Makartitama “kita mendirikan Taman pintar, budidaya  karet, ikan, sayur, nanti selesai ini, kita mengecek lokasi langsung,”kata Djodi.

Sementara itu, Kepala Desa Makartitama Wagiso, ketika dikonfirmasi membenarkan apa yang dikatakan FM JPOK.

“Kita dibantu oleh perusahaan berupa, Taman Pintar. Pendidikan dan dan berbagai pelatihan,”