Diguyur Hujan, Sejumlah Wilayah Di Garut Banjir Dan Longsor

144

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Hujan yang mengguyur pada sore hari mengakibatkan meluapnya Sungai Cipeuyeum, Desa Sukamanah, Kecamatan Malangbong, Garut, Rabu, 22 November 2017.

Selain banjir di kampung Cijanur dan Kampung Cipeuyeum, dibeberapa desa lain terjadi longsor ,diantaranya Desa Haur Kuning, Desa Cipeundeuy dan Desa Cikarag, Kabupaten Malangbong, Garut, hingga menutupi Jalur rel kereta api.

Kepala Desa Kersamanah, Aten mengatakan, banjir melanda di dua kampungnya, menyebabkan rumah dan jalan terendam banjir.

” Banjir dengan ketinggian 1 Meter terjadi di Kampung Cijanur dan Cipeuyeum, akibat banjir tersebut 12 Rumah terendam air, bahkan hingga meluap menggenangi jalan Provinsi,” ungkap Aten.

Disampaikan Aten, banjir yang terjadi saat ini karena imbas dari meluapnya Sungai Cipeuyeum yang melalui kedua kampung tersebut.

” Saat ini unsur MUSPIKA (musyawarah Pimpinan Kecamatan) berusaha melakukan evakuasi warga yg terendam banjir dan sementara dievakuasi ke Gedung Puskesmas Malangbong,” kata Aten.

Sementara itu kepala desa Cikarag, Dudung menuturkan, saat ini jalur kereta menuju Bandung dan sebaliknya tertimbun Longsor yang terjadi di cipeundeuy dan Haur Kuning.

” Bahkan Stasiun Cipeundeuy pun tak luput dari banjir hingga menutupi jalur rel,” cetusnya.

“Kini MUSPIKA dan PT KAI Stasiun Malangbong melakukan pengecekan ke jalur KA yg terkena longsor dan melakukan upaya menyingkirkan matrial longsor sambil menunggu bantuan dari Daop 2 Bandung,” pungkas Dudung.

EDITOR: WN