Dituding Penganut Aliran Sesat, Pasutri Ini Diusir Dari Kampungnya

202
Warga Kampung Gadog, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang pada selasa, 28 November 2017 gerusuk sebuah rumah pasangan suami istri ND dan MM. Warga menuntut ND dan MM segera diusir dari kampung Gadog karena diduga melakukan penistaan agama ( Sebelumnya dugaan penganut aliran sesat).

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Warga Kampung Gadog, Desa Cikadu, Kecamatan Cibitung Kabupaten Pandeglang usir Pasangan Suami Istri (PASUTRI) karena diduga penganut aliran sesat Selasa, 28 November 2017.

Warga menuntut agar tersangka berinisial ND dan MM segera meninggalkan kampung Gadog, karena disinyalir  akan menimbulkan keresahan warga bahkan terjadi konflik. Diketahui, sehari sebelumnya Ormas Front Pembela Islam (FPI) wilayah sekitar, rencananya akan mendatangi langsung kediaman terduga, namun hal itu dapat dicegah oleh pihak kepolisian.

” Dugaan terkait dengan penistaan agama kita sedang cari buktinya, memang pada waktu penggeledahan itu ada banyak buku-buku, kita pelajari dulu buku-buku yang ada, kemudian ada kaitannya dengan status terduga di medsos jadi kita pelajari juga,” ujar Kapolres Pandeglang, Kompol Nurahman.

Selain mengamankan kedua terduga, polisi juga menyita beberapa barang dari kediaman terduga seperti Proyektor, infocus, Metal Detektor, handycam, CPU, IPad Apple, Kartu Memori, 7 Buah Buku Catatan Pribadi, 1 buah buku kumpulan ilmu sihir, 1 kartu ramal.

” Disitu juga ada barang-barang yang bisa dikatakan aneh misalkan metal detektor, kalau kita bukan aneh soal barang itu, tetapi kita anehnya pada penggunaan karena biasa digunakan oleh aparat untuk mengetahui ada bom atau tidak,” kata dia Nurahman.

Polres Pandeglang saat ini tengah mendalami kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Pasutri ND dan MM dengan mempelajari bukti-bukti yang ada.

EDITOR: FP