Empat Cagub-Cawagub Sumsel, Adu Program Cari Simpati Masyarakat Sumsel

1.203 dibaca
Debat publik perdana, Calon Gubernur - Wakil Gubernur Sumsel 2018. di Novotel Palembang. Rabu, 14 Maret 2018.

BUANAINDONESIA, CO.ID, SUMSEL- Debat publik perdana Calon gubernur – wakil gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Debat diadakan oleh Komisi Pemilihan umum (KPU) Sumsel. berlangsung di hotel Novotel Palembang, Rabu 14 Maret 2018.

Debat diikuti oleh empat paslon, 1. Herman Deru- Mawardi Yahya (HD-MY) diusung Partai Hanura, NasDem dan PAN – 16 Kursi. 2. Saefuddin Aswari – Irwansyah, diusung Partai Gerindera dan PKS – 15 Kursi

3 Ishak Mekki – Yudha Pratomo Mahyuddin, diusung Partai Demokrat, PBB dan PPP – 15 Kursi. 4. Dodi Reza Alex- HM Giri Ramanda N Kiemas diusung Partai Golkar dan PDIP – 29 Kursi.

Masing-masing kandidat, memaparkan visi-misinya dan sesi tanya jawab juga saling memuji dan saling mematahkan program lawan. Pasangan Herman Deru, mempermasalah pembangunan infrastruktur hanya terfokus di pusat kota saja.

“Kedepan, akan ada pemerataan dibidang pembangunan jalan, didaerah kabupaten/Kota di Sumsel,”Kata

Herman Deru. Pasangan nomor urut satu juga menyoroti masalah kemisikinan di Sumsel masing tinggi.

“Kemiskinan akan kita tekan, untuk mengurangi kesenjangan sosial agar tidak menimbulkan masalah konflik sosial,”

Pasangan nomor satu mempunyai visi, “Sumsel Maju untuk semua” Pasangan  Aswari – Irwansyah, berjanji jika terpilih akan mewujudkan program-programnya, diantara programnya yaitu wajib program belajar 12 tahun yang dananya seratus persen di tanggu oleh pemerintah provinsi.

“Selama ini, program sekolah gratis, sebagian dibebankan dengan pemerintah Kabupaten/kota di Sumsel, kalau terpilih murni, Sumsel yang akan menanggung semuanya,”ujarnya.

Dilanjutkan pasangan nomor tiga, Ishak – Yuda, akan membereskan masalah infrastruktur jalan di Kabupaten / Kota di Sumsel dalam waktu satu tahun, serta akan membangun jaringan internet gratis sampai kepelosok desa.

Sedangkan salah satu program Nomor 4 Dodi – Giri, yaitu akan melanjutkan program berobat dan sekolah gratis sampai kuliah. Persoalan infrastruktur, berjanji akan menyelesaikannya selama dua tahun.

“Kami ingin melanjutkan program yang ada, serta menjadikan  Sumsel progresif, bermartabat, dan sejahtera, serta menjadikan Sumsel Unggul dan terdepan 2023”