Ada Apa Dengan Syarat Pendaftaran Bacalon Bupati Garut Ini ?

2.424 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT -Setelah debat panjang antara kedua penyelenggara Pemilu KPUD dan Bawaslu Garut dengan Partai Koalisi PPP, PAN dan Hanura, akhirnya berkas pencalonan Bacalon (bakal calon ) bupati – wakil bupati Garut, Agus Hamdani dan Pradana Aditya Wicaksana dinyatakan sah sebagai Syarat pendaftaran peserta Pilkada serentak 2018.

Meski dinyatakan sah oleh KPUD Garut, tetapi tidak demikian dengan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Garut. Mereka tidak dapat menerima apa yang telah diputuskan KPUD. Bahkan hal ini justru menjadi catatan khusus bagi Bawaslu.

Kepada buanaindonesia.co.id, Ketua DPC Garut partai Hanura, Serli Besi mengatakan, sebenarnya hal itu tidak perlu berlarut larut hingga terjadi perdebatan antara penyelenggara Pemilu dengan pihaknya

“Karena kita telah sesuai dengan mekanisme persyaratan, adapun terkait tandatangan SK yang permasalahkan oleh KPUD, kami telah menempuhnya dengan mengeluarkan surat penunjukan dari Ketua Umum Hanura tentang penyerahan tandatangan surat resmi Partai Hanura Kepada Wakil Sekjen,

“Jadi ini sangat tidak relevan untuk dimasalahkan oleh KPUD. Kami perlu ngotot disini. Karena saya disini menjaga marwah Partai Hanura, padahal secara logika dan keabsahan Surat ini tidak bermasalah. Ini yang kami perjuangkan,marwah Partai Hanura yang kami jaga sebagai partai Politik Besar,” jelasnya

Dengan Disahkannya Partai Hanura sebagai Partai Koalisi  untuk Agus Hamdani dan Adit sambung Serli,ini akan menjadi motivasi penuh bagi partai Hanura dalam mensukseskan dan memenangkan Paslon yang kita usung di pilkada nanti,”kami akan memsukseskan dan memenangkan Pasangan Agus dan Adyt di Pilkada 2018,” pungkas Serli.