Bravo Satgas Sektor 21 Tiada Hari Tanpa Kerja, Ini Buktinya

3.534 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, Kab Bandung – Kerja keras yang dilakukan oleh Satgas Citarum Sektor 21 untuk membersihkan sungai Citarum terus dilakukan siang malam, kali ini dikawasan Kabupaten Bandung Dua Perusahaan Tekstil kedapatan membuang limbahnya ke Sungai adalah CV Perajutan Sahabat dan PT Teguh Jaya Pranata, dua pabrik tekstil yang berlokasi di Jalan Mengger-Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung, Selasa, 10 Juli 2018. Lubang saluran pembuangan limbah pabriknya ditutup oleh Satgas Citarum Sektor 21.

Keputusan penutupan lubang pembuangan limbah kedua pabrik tersebut melanjutkan temuan Satgas Subsektor 21-5, berupa foto dan video juga dilengkapi sample limbah.

“Keputusan penutupan ini hasil temuan Subsektor 21-5 yang melakukan pengecekan dua kali, kedua pabrik tersebut kedapatan membuang limbah yang kotor ke sungai,” ujar Dansektor 21, Kol Inf Yusep Sudrajat.

Meski masing-masing pihak pabrik mencoba berkilah dengan merasa pengolahan limbahnya sesuai dengan baku mutu berdasarkan SK Gubernur Tahun 1999. Satgas Sektor 21, berdasarkan bukti visual dan sample limbah, Dansektor 21 tetap melakukan penutupan kedua lubang limbah pabrik tersebut.

Pemilik CV Perajutan Sahabat, Johan Ali mengaku kaget karena sejak dua tahun lalu sudah melakukan perbaikan pengolahan IPAL dan menghabiskan biaya hingga miliaran rupiah, bahkan untuk operasional menelan 250 juta perbulan.

Sementara, HRD PT Teguh Jaya Pranata, Meli berupaya melakukan penundaan penutupan dengan memohon kepada Dansektor 21 agar memberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa pengolahan limbah sudah sesuai baku mutu, jika memang limbah yang dikeluarkan kurang maksimal agar diberikan waktu melakukan perbaikan.

Meski bersikukuh dan mencoba menolak untuk ditutup saluran lubang limbahnya, akhirnya pihak pabrik menerima keputusan penutupan lubang pembuangan limbah pabriknya setelah mendengarkan penjelasan dari Komandan Sektor 21, Kol Inf Yusep Sudrajat.