Dandim 0611 Garut: Kita Tidak Boleh Lupa Bhineka Tunggal Ika

49
Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani S

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Terkait Kegiatan Dialog Kebangsaan yang diadakan di Aula Pendopo Garut pada hari Rabu, 6 Desember 2017 kemarin, Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto angkat bicara.

Setyo mengatakan, Dialog Kebangsaan tersebut untuk membangun bangsa yang ditopang empat pilar.

“Dialog Kebangsaan ini untuk membangun dan merajut bahwa bangsa kita ini ditopang oleh Empat Pilar,” ujarnya disela-sela Kegiatan Dialog Kebangsaan di Aula Pendopo Garut Rabu, 6 Desember 2017.

Setyo menjelaskan, dalam empat pilar yang menopang bangsa tersebut terdapat falsafah bangsa sesuai Pancasila.

“Empat pilar tersebut yakni Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, di dalam terdapat falsafah bangsa bahwa diri kita dan hidup kita Sesuai Pancasila. Kita tidak boleh lupa pula terhadap Bhineka Tunggal Ika karena itu penting. Bayangkan 17 Ribu Pulau, berapa ratus suku dengan berbagai macam kebanggaan serta memiliki ego dan lain-lainnya, namun kita bisa dipersatukan oleh para pendahulu kita membuat sisanti yang luar biasa, Bhineka Tunggal Ika dengan berbeda beda namun satu tujuan yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dandim 0611.

Lanjut Setyo, kita harus tahu apapun profesinya namun kaidahnya tetap bersama sama, berjabat tangan untuk membangun bangsa kita, perlu dingat bahwa kita dilahirkan tidak bisa memilih.

“Artinya kita lahir dimana saja, berbeda isi kepala, tugas berbeda, tapi hal itu bisa menjadi kekuatan positif bagi membangun negara ini,” lanjut Setyo.

Setyo berharap, jangan pernah kita mengagung agungkan kebenaran padahal kita berlindung dari kebenaran itu sendiri.

“Ingat, karena yang tidak bisa ditipu adalah hati nurani kita, karena itu ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa, berdirilah dihadapan kebenaran dan bangunlah kebenaran itu menjadi kebenaran yang hakiki,” harap Setyo.

EDITOR: WN