Inilah Omi Potret Buram Kehidupan Di Kabupaten Garut

227
Keadaan rumah Omi yang memprihatinkan di Kampung Babakan Ranca Saat Rt.02/09 Desa Cigagade Kecamatan Balubur Limbangan

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Kehidupan manusia memang sama mempunyai hak azasi yang sama, tetapi nasib lah yang tidak sama, ini salah satu dari sekian keadilan Tuhan supaya manusia lebih bertaqwa dan bersyukur atas rizki yang telah diterimanya.

Ibu Omi 48 tahun, penduduk Kampung Babakan Ranca Saat Rt.02/09 Desa Cigagade Kecamatan Balubur Limbangan pun demikian, salah satu contoh potret buram dari kehidupan yang terpinggirkan oleh nasib yang tidak berpihak pada diri dan keluarganya.

Setelah mendiang suaminya Wahyudin meninggal dunia, tahun 2012 silam dalam usia ke 45 tahun, Kehidupan Omi semakin sulit karena untuk mengurus ke sembilan anaknya dengan kerja serabutan dan penghasilan ala kadarnya bukanlah hal yang mudah, apalagi dirinya hanya seorang perempuan paruh baya yang serba terbatas.

” Saya mah hanya orang kampung dan tidak berpendidikan tapi sama mempunyai harapan untuk terus melanjutkan hidup bersama ke sembilan anak-anak saya, dan harapan saya kepada Pemerintah tolonglah masyarakat yang keadaannya seperti saya ini diperhatikan,” ujar Omi dalam satu wawancara dengan media 16 Desember 2017.

Melihat keadaan rumah Omi yang sangat memprihatinkan, dan sangat tidak layak huni ini serta kehidupan sehari-harinya yang jauh dari sebutan keluarga sejahtera,apalagi setelah terjadi Gempa Semalam Rumahnya ambruk, dan tidak bisa digunakan sehingga saat ini Ia dan Keluarganya harus menumpang di Rumah Tetangganya.

Saat Dihubungi melalui Telpon Drs.Arif Rumdana berjanji hari ini akan melihat secara langsung kondisi Rumah Omi bersama aparat Desa setempat

” hari ini saya akan melihat kondisii rumah omi,” kata¬† Arif.

Editor: FP