Kadin Jabar Gelar Rapimprov. Ini Isu Strategis yang Akan Dibahas

80

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat akan menyelenggarakan Rapimprov ( Rapat Pimpinan Provinsi ) IV 2017 di Hotel Asrilia, Bandung, Jumat, 8 Desember 2017. 

Dalam Rapimprov IV, Dewan Pengurus Kadin Jabar akan menyiapkan sejumlah rumusan terkait strategi peningkatan ekonomi Provinsi Jabar.

Ketua Kadin Provinsi Jabar Agung Suryamal mengatakan, perekonomian yang berbasis digital merupakan sebuah keharusan. Pihaknya bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lain terkait berkewajiban menyosialisasikan sistem digital kepada para pelaku ekonomi.

‘’Teknologi informasi tidak bisa dihindari. Suka atau tidak, kita sedang berada di era itu. Kita harus jadikan itu sebagai penopang ekonomi dan kita dituntut untuk bisa secara maksimal memanfaatkan itu,’’ ujar Agung, kamis, 7 Desember 2017

Lanjut Agung, isu lain yang menjadi poin pembahasan Rapimprov adalah menyoal investasi,  pariwisata dan kompetansi sumber daya manusia.

“Selama ini banyak investasi yang belum secara maksimal bermuara pada peningkatan indeks daya beli masyarakat. Alasannya yakni kompentensi tenaga kerja lokal yang dianggap belum teruji. Sudah seharusnya ada sertifikasi terhadap profesi tenaga kerja lokal,’’ tambah pria yang digadang – gadang sebagai calon gubernur Jabar dari kalangan pengusaha ini.

Rapimprov Kadin Jabar kali ini mengangkat tema ‘Membangun Krisis Center Dalam Menyikapi Era Digital’.  Nantinya gelaran ini akan dihadiri oleh pengurus Kadin Indonesia, sejumlah Kementerian, Pemprov Jabar dan pihak terkait lainnya.