Korban Kecelakaan Roda Dua Didominasi Oleh Pelajar

2.054 dibaca
Sekretaris Dinas Perhubungan, Anton Sunarwibowo, didampingi Kabid Pengendalian dan Ketertiban Transportasi, dan Relawan Budaya Disiplin, saat memaparkan perihal Program Persimpangan Berperadaban dan Disiplin Mulai dari Sekolah dalam acara Bandung Menjawab. (BUANA INDONESIA NETWORK/ Dini Kamilani)

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANDUNG- Korban kecelakaan disinyalir didominasi oleh pengendara roda dua dan sebagian besar dari pengendara roda dua tersebut merupakan pelajar, Selasa, 13 Maret 2018.

 “Kita akan cek, tadi juga dari Kasatlantas sudah menyampaikan jangan-jangan di sekolah ada pembiaran, siswa tidak memiliki SIM tapi bawa kendaraan sepeda motor, dilegalkan oleh orang tua, di sekolah juga tidak dilarang,” Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bandung, Anton Sunarwibowo.

Oleh karenanya, dalam rangka untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, Dinas Perhubungan berkolaborasi dengan Polrestabes Bandung, Disdik dan juga relawan dari Gerakan Budaya Disiplin membuat program Disiplin dari Sekolah.

“Mulai dengan gerakan tersebut, kita ingin melibatkan sekolah dan orang tua, bahwa pelarangan penggunaan bermotor siswa itu tanggung jawab bersama. Tidak hanya Polrestabes, Dishub, tapi sekolah juga harus terlibat, apalagi orang tua,” sambung Anton.

Program ini akan dilakukan selama 2 minggu, mulai minggu depan bersamaan dengan program Persimpanhan Berperadaban. Dibentuk 2 tim yang terdiri dari tim gabungan yaitu Polrestabes, Dishub, Sekolah, Jasa Raharja dan relawan yang nantinya akan mendata sekolah- sekolah.