Marak Reklame Iklan Rokok, Wakil Bupati Ini Protes

1.092 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Wakil bupati Pandeglang menyayangkan keberadaan iklan papan reklame salah satu produk rokok yang berjejer  disertai penerangan (neon box) di kawasan alun-alun Pandeglang. Bahkan hal ini pun disikapi sejumlah kalangan, mulai dari aktivis anak, akademisi, maupun anggota DPRD Pandeglang, karena iklan tersebut dianggap tidak mendidik.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto W Arban mengatakan,  keberadaan papan reklame iklan rokok yang berada di alun-alun Pandeglang, pihaknya mengaku sangat tidak setuju terhadap pemasangan iklan rokok. Diakuinya selain sebagai area publik, juga kawasan yang ramai dikunjungi anak.

“Pada prinsipnya, saya pun kurang setuju dengan iklan-iklan itu. Apa lagi iklan itu berada di area publik dan ramai dikunjungi anak-anak, serta berdekatan dengan sarana pendidikan. Maka dari itu, kedepan kita akan buat aturan tentang zonasi bagi pengikalanan prodak rokok ini, daerah mana saja yang harus bebas dari iklan-iklan itu,” jelas Tanto, melalui pesan WA-nya, Kamis 11 Januari 2018.

Dikatakannya juga, dengan adanya aturan zonasi larangan beriklan prodak rokok tersebut, maka akan jelas aturannya. Diharapkan Tanto, aturan zonasi larangan iklan produk rokok itu diberlakukan di wilayah perkotaan, seperti di seputaran Kecamatan Pandeglang, Labuan, maupun Carita. Termasuk daerah dengan radius sekian kilometer dari pusat pendidikan.

“Aturan larangan zonasi bebas iklan prodak rokok ini, harus jelas. Sehingga kita bisa memetakannya, mana saja daerah larangan, dan mana saja daerah yang memang bebas untuk di pasang. Kalau tidak salah, kita sudah punya aturan itu, hanya memang kurang spesifik, sehingga butuh revisi atas aturan itu. Yang pasti, saya akan pelajari dulu itu,” tambahnya.

Tanto mengaku akan secepatnya meminta penjelasan pada instansi yang membidanginya. Tambahnya hal ini harus segera di kaji ulang bila memungkinkan, maka harus dipindahkan dari lokasi tersebut.