Terusik dengan Isu Lingkungan, Kang Hasan Kunjungi TPA Legok Nangka

3.608 dibaca
Cagub Jabar No 2 Tb Hasanuddin didampingi anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Yadi Srimulyadi saat meninjau TPPAS Legoknangka di Desa Ciherang, Kec Nagreg Kab Bandung, Selasa 8 Mei 2018. (BUANA INDONESIA NETWORK/Ahmad Sugriwa).


BUANAINDONESIA.CO.ID, KAB BANDUNG – Isu permasalahan lingkungan di Jawa Barat sudah cukup mengkhawatirkan, salah satunya persoalan sampah yang belum menemukan solusi tepat. Mulai dari sampah yang menutupi bantaran Sungai Citarum, hingga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai wilayah Jawa Barat, yang belum terselesaikan.

Setelah sebelumnya mengunjungi TPA Ciledug Kabupaten Cirebon, yang sudah mencemari lingkungan dan darurat sampah, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin kali ini melakukan kunjungan ke TPA Legoknangka di Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa 8 Mei 2018.

Kang Hasan menyampaikan, kunjungannya ke TPA tersebut, merupakan bentuk kepedulian terhadap berbagai permasalahan lingkungan di Jawa Barat yang membutuhkan penanganan segera.

Menurut purnawirawan jenderal bintang dua itu, persoalan sampah, bukan hanya mempengaruhi lingkungan, akan tetapi menyangkut keberlangsung hidup masyarakat. Sehingga sampah tidak lagi menjadi ancaman, akan tetapi, diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Kunjungan saya kali ini, ingin melihat sejauh mana pembangunan TPA Legoknangka. Ternyata, konstruksi sampai operasinya bisa sampai berjalan dengan baik, itu minimal butuh waktu tiga tahun yakni 2021,” ungkapnya usai berkeliling kawasan TPA tersebut.

Seperti diketahui, TPPAS Legoknangka‎ merupakan TPPAS Regional yang diperuntukkan untuk menampung sampah dari Bandung Raya yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut, serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Rencananya, TPPAS tersebut akan menerapkan pengolahan sampah dengan menghasilkan energi, seperti waste to energy menjadi listrik atau menjadi PLTSa.

Sebagai calon Gubernur Jawa Barat, lanjut Kang Hasan, dirinya perlu memahami upaya yang dilakukan pemerintah saat ini, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya TPA Legoknangka. Namun dilihat dari kondisi, Kang Hasan menilai TPA tersebut belum siap difungsikan dengan baik.

Di sisi lain, TPA Sarimukti, yang selama ini digunakan, sudah mengalami kapasitas berlebih untuk menampung sampah. Sehingga menurut mantan anggota Komisi I DPR RI itu untuk sementara harus memaksimalkan fungsi TPA Sarimukti selama tiga tahun ke depan.

“Ini harus dipikirkan bagaimana membuat TPA Sarimukti bertahan hingga tiga tahun ke depan. Karena TPAS  Legoknangka dua tahun ke depan belum beroperasi,” terangnya.

TPPAS Legoknangka ini direncanakan dapat mengolah minimal 1.500 ton sampah setiap harinya dan mampu menghasilkan listrik yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.