UAS Tertunda, Ini Kata Pemuda Muhammadiyah

127
Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang, Ilma Fatwa

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Tertundanya Ujian Akhir Semester (UAS) tingkat Sekolah Dasar (SD) selama 2 hari, mengundang banyak kecaman dari berbagai kalangan, salah satunya Organisasi Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang.

Pemuda Muhammadiyah mengecam kinerja instansi yang bersangkutan dengan pengadaan percetakan soal UAS, dan mendukung pernyataan Wakil Bupati Pandeglang yang mendesak pihak Dinas Pendidikan melakukan perombakan pengurus Korwas.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Pandeglang, Ilma Fatwa, meminta Kadisdik bertindak tegas terhadap pihak pengadaan soal UAS dan membenahi proyek pengadaannya.

“Saya minta Kadisdik bertindak tegas terhadap para pelaku pengadaan soal UAS dan membenahi proyek pengadaannya, karena inikan menggunakan uang negara juga, karena pencetak soal UAS dianggarakan dari BOS (Bantuan Operasional Sekolah). Jangan perusahaan cacahan dijadiin penyedia soal,” katanya melalui pesan Whatshapp.

Ilma melanjutkan, keterlambatan UAS tersebut jangan sampai disebabkan project interest pihak Dinas Pendidikan.

“Tinggal Bupati aja panggil Kadisdik dan pertanyakan kejelasannya oleh Bupati, siapa yang menunjuk percetakan penyedia soal UAS, karena ini menyangkut nasib ribuan anak bangsa, jangan sampai karena project interest pihak Dinas Pendidikan, akhirnya nasib anak bangsa diabaikan dan nilai pendidikan Kabupaten Pandeglang menjadi buruk, karena baru kali ini saya mendengar UAS tertunda gara-gara soal belum tercetak atau lambat pendistribusian,” lanjutnya.

Tambah Ilma, pihaknya menduga ada indikasi lain yang patut dicurigai penyebab keterlambatan UAS tersebut.

“Pandeglang bukan daerah yang jauh dari pusat perkotaan, dekat dengan Ibu Kota, Kami menduga ada indikasi lain dan ini perlu juga kita curigai, karena menggunakan uang negara dari BOS Sekolah, yang dikumpulkan dari sekian ratus SD di Kabupaten Pandeglang, kita perlu saja ada praduga disitu,” tambahnya.

EDITOR: WN