Kemenpora Dorong dan Berbagi Kiat Kewirausahaan untuk Pemuda

2.461 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, JAKARTA- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda, Ruang Teater Wisma Kemenpora, Rabu 9 Mei 2018 pagi.

Kegiatan tersebut, nantinya bakal digelar sebanyak 12 kali dan setiap pertemuannya diikuti kurang lebih sekitar 100 peserta, serta dilaksanakan dua pekan sekali.

Para peserta diharapkan bisa menjadi wirausaha dan mendapatkan panduan dari sejumlah narasumber di antaranya Richard Erlangga Ketua Pengurus Harian Sahabat UMKM, William Guna, Freddy Tanudjaja, Tommy Wong dan Rangga Umara.

Peran mereka diharapkan bisa memberikan wawasan dan tentang kebijakan mengimplementasikan serta pengembangan kewirausahan secara efektif dan efisien.

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda, Imam Gunawan, dalam pembukaannya mengatakan bahwa ini adalah sebuah kegiatan yang sangat istimewa dari sekian banyak yang ada.

Pasalnya, kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat para pemuda dalam berwirausaha dan merubah pola pikir, baik bersikap, bersifat dan mempunyai pikiran untuk menciptakan lapangan kerja di masa mendatang.

“Ini adalah event yang sangat istimewa dan gaya baru, karena kantor Menpora adalah rumah kalian. Jadi, kalian boleh datang ke kantor ini kapan saja, dengan sebuah gagasan-gagasan gila yang akan kalian jalankan,” kata Imam, sekaligus menyampaikan salam karena mewakili Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asrorun Ni’am Sholeh.

“Dari data yang ada, saya tahu kalian sudah menjalani bisnis di kalangan pemuda. Untuk kalian yang sudah berbisnis, manfaatkan ajang ini untuk mencari koneksi untuk terus memajukan ide-ide kalian untuk menjadi wirausaha dan terus berkembang,” sambungnya.

Lebih jauh Imam menjelaskan, pada pelatihan ini para wirausaha muda akan dibina oleh para mentor berpengalaman dan aspirasi dalam empat tahapan.

“Mudah-mudahan kalian tahan, karena dari 100 peserta nantinya akan mengerucut, ada kompetisi dan bertahap akan disaring lagi yang nantinya pemuda wirausaha yang terpilih akan menerima nominasi dari Menpora yang nominalnya 15 triliun, dimulai dari 15 juta,” jelasnya.

“Kegiatan seperti ini nantinya bisa saja akan ada di Papua, karena mereka yang di luar sana pasti iri dengan kalian yang sudah berada di sini mengikuti seminar kewirausahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pemetaan Kewirausahaan di Kemenpora, Sutrija, menambahkan bahwa para wirausaha muda akan mendapatkan metode pelatihan menggunakan pendekatan andragogis.

“Para pemuda wirausaha akan dibina dengan metode participatory learning dan action serta review keberhasilan atau kegagalan dalam usaha,” pungkasnya.

Pelatihan  kewirausahaan  pemuda secara  umum  bertujuan  untuk  mempersiapkan  pemuda  Indonesia  menjadi  wirausaha  yang tangguh  dan  berdaya saing,  yaitu  wirausaha  yang  memiliki  jiwa,  motivasi,  dan  keterampilan  kewirausahaan  yang  tinggi,  sesuai  dengan  minat,  bakat  dan  potensi  yang  dimiliki.

Untuk  itu,  harus dibuatkan pelatihannya,  terutama untuk pemula, yaitu pelatihan dasar kewirausahaan  pemuda  yang belum  memulai  usaha,  pelatihan  penguatan  usaha dan pelatihan  pengembangan .

Sebelumnya, Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora juga menggelar Peluncuran Penumbuhan Minat Kewirausahaan Kemenpora, di Jakarta, Sabtu 5 Mei 2018 pagi.

Kemenpora berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mencetak anak-anak muda yang mandiri. Sebagai wujud nyata penciptaan anak muda yang mandiri, Kemenpora menyelenggarakan Program Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda.

Program Kewirausahaan Pemuda merupakan program prioritas yang mendukung program nasional dalam rangka pencapaian satu juta wirausaha baru. Dalam menyukseskan program ini, Kemenpora menggandeng ASPIRASI (Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia), OJK (Otoritas Jasa Keuangan), SAHABAT UMKM dan FKP (Forum Kewirausahaan Pemuda).

Inilah peran Kemenpora, sebagai pihak yang memiliki akses, untuk melakukan proses akselerasi dalam membangun kesempatan mengaktualkan potensi generasi muda.

Memang tidak semua pemuda memiliki jiwa kewirausahaan, tetapi dengan pelatihan awal akan terdeteksi siapa-siapa yang memiliki potensi kewirausahaan, kemudian disentuh dengan lebih optimal agar potensi itu tumbuh dan berkembang dengan baik.

Salah satu prioritas nasional adalah pengembangan kemandirian. Komitmen 1 juta wirausaha baru ini adalah komitmen nasional. Kemenpora menyanggupi komitmen nasional dan menjadikan kewirausahaan pemuda menjadi prioritas nasional tahun 2019.

Kemenpora juga menghadirkan motivator Merry Riana untuk memotivasi calon peserta pelatihan pada saat di program tersebut. Peserta begitu bersemangat dan juga tidak dipungut biaya. Peserta dapat mendaftar secara online melalui bit.ly/penumbuhanminat.

Target peserta pelatihan adalah 800 orang pemuda yang terbagi dalam 8 angkatan dengan mekanisme penyaringan di setiap tahap.

Adapun Persyaratan menjadi peserta pelatihan tersebut yakni, Pemuda usia 16-30 tahun, Berminat dan berkeinginan besar menjadi pengusaha sukses dan Bersedia mengikuti seluruh tahapan kegiatan.

Peserta kegiatan harus mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang sudah disiapkan agar memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan ide atau rencana bisnis yang telah dituangkan dalam bisnis model canvas.

Akhirnya nanti peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan akses permodalan sebesar Rp15.000.000 untuk membangun usahanya.

Banyak sekali keuntungan yang akan didapatkan jika mengikuti pelatihan ini. Alumni program akan mendapatkan pelatihan, mentoring, pelatihan peningkatan kualitas produk, dan kolaborasi bisnis antar pelaku.

Untuk itu Kemenpora akan mengembangan kolaborasi dengan berbagai pelaku pengembangan kewirausahaan dari Pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat sesuai kompetensi masing-masing.

sumber: tigapilarnews.com