Polsek Nibung di Rusak, ini Cerita Dibalik Penghalauan Masa

491

BUANAIDONESIA.COM, MURATARA – Situasi Mapolsek Nibung, kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, paska diserang oleh segerombolan yang diduga suku anak dalam, pada Rabu 18 Januari lalu sudah berangsur kembali aman. Meskipun masih terlihat anggota Brimob dan Sat Sabhara Polres Musi Rawas berjaga-jaga namun, aktifitas, termasuk pelayanan, sudah berjalan seperti biasa.

(Baca: Situasi Terakhir Paska Diserang & Dirusak Masa)

Peristiwa pengrusakan markas Polisi Sektor Nibung itu diduga dipicu adanya penahanan salah seorang warga SAD atas nama Pen oleh anggota Polsek Nibung. Setelah aksi demo menuntut lahan seluas 140 hektar di PT Lonsum.  Sehingga sekitar 50 warga yang ikut demo menyerbu Kantor Mapolsek itu. Dengan menghancurkan kaca jendela, barang-barang elektronik seperti kipas angin, komputer, TV serta meja dan pintu. Beruntung ada dua tokoh masyarakat setempat bisa menenangkan. Bahkan, bisa menghalau masa. Yang sudah beringas.

Baca: Dua Tokoh Masyarakat Halau Masa Serbuan Mapolsek Nibung

Kapolres Musi Rawas AKBP Hari Brata didampingi Kaden Brimob Petanang AKBP Bachtiar di Mako Polsek Nibung menjelaskan, terkait insiden yang menimpah Mapolsek Nibung menyebabkan kerusakan pada kaca jendela kantor, kursi kayu ruang tunggu pelayanan SPKT,

Dikatakannya, pelaku pengrusakan di Mapolsek Nibung itu buka dari warga suku anak dalam. Namun melakukan, oknum warga desa Tebing Tinggi Kecamatan Nibung,. Namun  mengantas namakan suku anak dalam,

“Kita telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan data. Terkait terduga pelaku kejahatan sudah diamankan sebelum kejadian. Terduga merupakan warga Desa Tebing Tinggi. bukan dari kalangan suku anak dalam, seperti yang disampaikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga memicu insiden Pengerusakan terhadap Mako Polsek Nibung.”kata Hari Brata jum’at (20/01/17).

Ditambahkan Kapolres, pelaku yang telah diamankan berinisial  “T” yang dilakukan oleh Personel dari Unit Pidum Sat Reskrim Polres Musi Rawas. “bukan oleh Personel Polsek Nibung. Namun secara kebetulan Personel Kami yang dipimpin Kabag Ops Polres Mura bersama beberapa Personel dari rayonisasi Polsek wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara termasuk dari Polsek Nibung, juga melaksanakan pengamanan unjuk rasa damai dari suku anak dalam, terkait tuntutan lahan kepada PT. Lonsum di wilayah Kecamatan Nibung Kabupaten Muratara.” Sambung Hari

“Jadi saya tekankan substansinya berbeda, jangan kita terpengaruh kepada isu yang berkembang. silahkan kumpulkan data yang ada dan konfirmasi langsung kepada Saya dan jajaran Polres Mura terkait isu hoak yang berkembang.” tegasnya.

Selain itu juga Pemerintah Kabupaten Muratara, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pemuka Agama serta bantaun aparat TNI yang ada secara langsung turun menenangkan massa untuk tidak melakukan pengerusakan Polsek Nibung sehingga konflik berskala besar dapat diredam. Dan saat ini pihak Polres masih menempatkan 1 Kompi gabungan Brimob Petanang dan Sat Sabhara Polres Mura di Polsek Nibung untuk mengamankan wilayah sementara waktu dari ancaman isu yang dapat menimbulkan permasalahan baru di wilayah tersebut.