Tahun 2050 Populasi Muslim Diperkirakan Meningkat Tiga Kali Lipat

833 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID – Populasi Muslim di beberapa Negara Uni Eropa diperkirakan akan meningakat tiga kali lipat pada tahun 2050.  Menurut proyeksi yang dirilis Pew Research Center yang berbasis di Washington, Kamis, 30 November 2017.

Data Pew Research Center menunjukan, kaum Muslim dari populasi Jerman dapat tumbuh dari 6,1 persen pada tahun 2016 sampai 19,7 persen pada tahun 2050 jika migrasi tinggi terus berlanjut di Jerman. Sedangkan di wilayah perbatasan, Polandia akan memgalami peningkatan dari 0,1% menjadi 0,2% pada situasi yang sama di Jerman

Dari 28 anggota Uni Eropa saat ini, ditambah Norwegia dan Swiss masih menutup perbatasan mereka dengan imigran, jumlah penduduk Muslim di barat akan terus bertambah, karena usia yang cenderung lebih muda dan tingkat kelahiran yang lebih tinggi dibanding non Muslim

Data Pew Research Center mencatat, Umat Muslim menghasilkan angka 4,9 persen populasi di Eropa pada tahun 2016, sekitar 25,8 juta orang di 30 negara, mengalami peningkatan dari 19,5 juta Muslim pada tahun 2010.

Jumlah imigran Muslim yang tiba di Eropa melonjak setelah tahun 2014 hampir setengah juta setiap tahun, terutama karena orang-orang melarikan diri dari konflik di Suriah, Irak dan Afghanistan. Peneliti Pew Research Center menyimpulkan, ada tiga gelombang yang menjadikan populasi Muslim meningkat :

1. Nol migrasi antara tahun 2016 dan 2050
2. Migrasi sedang, dimana arus pengungsi berhenti, tapi orang terus bermigrasi karena beberapa alasan.
3. Migrasi yang tinggi, dimana catatan arus migran antara tahun 2014 dan 2016 terus berlanjut tanpa batas dengan komposisi Agama yang sama

Dalam gelombang pertama migrasi, populasi Muslim di Eropa diperkirakan meningkat dari 4,9 persen menjadi 7,4 persen maka diperkirakan Prancis akan memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa sebesar 12,7 persen, naik dari persentase 8,8 persen sebelumnya. Gelombang migrasi kedua memungkinkam Swedia akan memiliki populasi Muslim terbesar diangka 20,5 persen dan Inggris akan meningkat dari 6,3 persen di tahun 2016 menjadi 16,7 persen, Saham Muslim Finlandia akan tumbuh dari 2,7% menjadi 11,4% dan sebagian besar negara Eropa barat akan membuat lompatan besar dalam aspek populasi Muslim dan ekonomi

Jika migrasi tinggi berlanjut sampai 2050, Muslim Swedia akan tumbuh menjadi 30,6 persen, Finlandia 15 persen dan Norwegia mencapai 17 persen. Di Eropa timur, sebagian besar Negara mempunyai populasi Muslim yang relatif rendah, hanya Hungaria dan Yunani yang mengalami kenaikan signifikan dari tahun 2016.

Muslim Eropa memiliki lebih banyak anak daripada anggota agama lainnya, tingkat kesuburan rata-rata Eropa adalah 2,6 persen untuk umat Islam dibandingkan dengan non muslim yang berjumlah 1,6 persen, populasi Muslim juga jauh lebih banyak kaum muda dari non Muslim. Umur proposional umat Muslim di bawah usia 15 tahun sebanyak 27 persen, hampir dua kali lipat proporsi di bawah 15 orang non-Muslim sebesar 15 persen

sebagian kecil motif imigran Muslim ke Eropa adalah pengungsi dari kekerasan atau penganiayaan, dan sebagian besar datang karena alasan lain.

EDITOR: WN