Si Ratu Ganja Ini Akan Dipulangkan Ke Australia

212
Kediaman Corby di Denpasar Bali

BUANAINDONESIA.CO.ID, DENPASAR – Schapelle Corby mantan narapidana narkotika rencananya akan dideportasi ke Australia pada Sabtu, 27 mei 2017 malam nanti. Pengamanan pun sudah disiapkan untuk proses pemulangan Corby. Para awak media juga sudah terlihat berkumpul didepan kediaman Corby di Jalan Pudak Sari Denpasar Bali.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Bali Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Ida Bagus K Adnyana menggelar rapat terbatas bersama pihak terkait pada Jumat 26 mei 2017 di Kantor Kementrian hukum dan HAM Wilayah Bali.

“Kami tadi telah melakukan koordinasi dan melaporkan tentang pengakhiran masa bimbingan bagi Corby kepada Pak Gubernur, kemudian Kepala DPRD, kajati, kapolda,” kata Adnyana.

Corby adalah warga Gold Coast Australia. pada 8 Oktober 2004, Corby ditangkap petugas karena kedapatan membawa mariyuana seberat 4,1 Kg saat terbang dari Brisbane Australia ke Bali . Pada 27 Mei 2005, Corby dijatuhi hukuman 20 tahun penjara dan didenda $ 13,875. Pada 13 Oktober 2005 – Setahun setelah penangkapannya, hukuman Corby dipotong menjadi 15 tahun penjara oleh Pengadilan Tinggi Bali. Jaksa mengajukan banding atas keputusan itu dan tiga bulan kemudian Mahkamah Agung RI mengembalikan hukuman 20 tahun untuk Corby. Upaya hukum terus dilakukan pihak Corby hingga 2013. Mulai dari pengajuan Grasi dari Presiden SBY saat itu, hingga membayar denda. Pada 7 Februari 2014 -Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin mengumumkan Corby telah diberi pembebasan bersyarat. Tiga hari kemudian Corby resmi dibebas bersyaratkan.