4 Prioritas Pembangunan Wujudkan Muara Enim SMAS

6.309 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUARA ENIM – Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar secara resmi membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018 dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim 2019, bertempat di Ballroom Grand Zuri Hotel Muara Enim, Senin (02/04/2018).

Bupati Muara Enim Ir Muzakir Sai Sohar memberikan sambutan sekaligus membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018 dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muara Enim 2019, di Ballroom Grand Zuri Hotel Muara Enim, Senin (02/04/2018).

Hadir pada kesempatan itu, Sekda Muara Enim Ir Hasanudin, Kepala Bappeda Muara Enim Dr Ir H Abdul Nadjib MM, Wakapolres Muara Enim serta tamu undangan lainnya. Dengan narasumber Prof Dr H Didik Susetyo MSi selaku Guru Besar Ekonomi Pembangunan Universitas Sriwijaya) dan Kepala BPS Provinsi Sumsel Yos Rusdiansyah SE MM

Bupati Muara Enim Ir Muzakir Sai Sohar menyerahkan penghargaan kepada instansi terbaik dilingkungan Pemkab Muara Enim

Ada empat prioritas pembangunan yang dilakukan Pemkab Muara Enim dalam mewujudkan Muara Enim yang Sehat, Mandiri, Agamis dan Sejahtera atau Muara Enim SMAS dibawah kepemimpinan Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar dan H Nurul Aman SH yakni yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM), peningkatan infrastruktur dasar dan penunjang perekonomian, tata kelola pemerintah yang baik serta ketahanan pangan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Empat prioritas pembangunan itu akan menjadi pedoman dalam merencanakan APBD guna melaksanakan kegiatan pada tahun 2019 mendatang,” tutur Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Musrenbang 2018 dan RKPD 2019.

Bupati Muara Enim Ir Muzakir Sai Sohar tandatangani Musrenbang 2018 dan RKPD 2019
Bupati Muara Enim Ir Muzakir Sai Sohar tandatangani Musrenbang 2018 dan RKPD 2019

Bupati menerangkan jumlah usulan belanja pembangunan atau belanja langsung yang berasal dari Musrenbang Kecamatan dan hasil reses DPRD, serta RKPD mencapai 2.548 usulan kegiatan untuk tahun 2019 dengan nilai usulan Rp 2,6 triliun. Usulan itu kemudian diverifikasi dan dirumuskan dalam Forum Perangkat Daerah yang dilaksanakan tanggal 12 – 16 Maret 2018 menjadi 434 program, 2.474 kegiatan dengan nilai usulan lebih dari Rp 1,6 triliun.

Sementara estimasi R-APBD tahun 2019, lanjut Bupati sebesar Rp 1,9 triliun. Dari rencana pendapatan itu, alokasi anggaran belanja langsung diproyeksikan berkisar Rp 0,9 triliun dan belanja tidak langsung Rp 1,0 triliun. Sehingga tidak dapat membiayai semua usulan.

“Namun usulan yang tidak dapat dibiayai dana APBD, akan ditawarkan kepada BUMN/BUMS melalui Forum CSR-PKBL untuk dibiayai melalui dana CSR-PKBL atau yang kita sebut RKPD Non APBD tahun 2019,” ucap Bupati Bupati.

Peserta Musrenbang beserta tamu undangan

Bupati menyampaikan, jika APBD bukanlah satu-satunya sumber pembiayaan pembangunan di Kabupaten Muaraenim. Untuk itu, dirinya meminta kepala OPD untuk aktif, agar anggaran dari APBN dan APBD Provinsi dapat dialokasikan lebih besar ke Kabupaten Muaraenim di tahun 2019.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak karena Musrenbang dan RKPD bisa terlaksana yang notabene tahapan dari desa dan kecamatan. Keluaran akhir nantinya kiranya bisa benar – benar aspiratif, partisipatif, dan akomodatif sebagaimana harapan seluruh masyarakat Kabupaten Muara Enim,” harap Bupati.

Kepala Bappeda Kabupaten Muara Enim Dr Ir H Abdul Najib MM dalam laporannya mengatakan, bahwa penyelenggaraan Musrenbang tingkat Kabupaten Muara Enim bertujuan untuk menghimpun berbagai masukan dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan.

“Musrenbang juga sebagai wahana untuk melakukan koordinasi antar instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Serta para pemangku kepentingan agar dapat diperoleh rencana pembangunan yang sinkron dan sinergis,” terang Najib.

Pada kesempatan yang sama, Ir Hendrian Achmad MT selaku Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel dalam paparannya, mengapresiasi laju pembangunan dalam kurun 10 tahun menunjukkan bahwa pembangunan di Kabupaten Muara  Enim sudah sangat berkembang dan sesuai arah alias on the track.

“Selama 10 tahun pembangunan di Kabupaten Muara Enim luar biasa dinamikanya, pembangunan manusia menjadi prioritas dan semua sektor tercapai serta trendnya positif bila dibandingkan dengan Kabupaten Kota lainnya di Sumsel,” katanya. (Humas Pemkab Muara Enim)

Bagaimana Menurut Anda?