Bagi Bagi Takjil, Pengendara Sempat Mengira Ada Razia

2.091 dibaca
Bagi Bagi Takjil, Pengendara Sempat Mengira Ada Razia

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA- Kepala desa Teluk Kijing III dan Jajaran Polsek Lais membagikan paket takjil kepada pengendara yang melintas di jalan lintas tengah Betung – Sekayu, tepatnya didepan Pos Lalu Lintas Simpang Gardu, kamis (24/5/18) sekira pukul 16.40wib.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lais AKP Edy Siregar. Setiap pengendara yang berhenti langsung diberikan takjil oleh Kepala desa Teluk Kijing III dan stafnya serta Kapolsek Lais, Kanitres Polsek Lais, Kaposlantas Simpang Gardu dan anggotanya, sebagai bekal buka puasa di bulan suci ramadhan 1439 Hijriah ini.

Kapolsek Lais AKP Edy Siregar mengatakan, hal ini dimaksudkan sebagai wujud kebersamaan antara polisi dan pemerintah desa dalam melayani masyarakat, salah satunya adalah dengan membagikan takjil kepada pengendara yang melintas di jalan Betung-Sekayu. “Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang mendekatkan Polisi dengan dengan masyarakat,” jelasnya.

Senada dikatakan Kepala Pos Polisi Lalu Lintas (kapospolantas) Simpang Gardu Aiptu Eko Wahyudi, Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan keharmonisan dan terjalinnya silaturahmi antara Polisi dengan warga masyarakat khususnya pengendara.

“Disamping membagikan takjil, kita juga memberikan imbauan supaya tertib berlalu lintas semoga selamat sampai tujuan,” harapnya.

Sementara, kepala desa Teluk Kijing III Yupanzer Ahmad mengatakan, meski dilakukan secara sederhana, momentum bulan suci ramadhan dinilai sebagai bulan yang penuh berkah, penuh ampunan, sehingga tepat sebagai wahana mempererat tali persaudaraan antara pemerintah desa dengan aparat penegak hukum dan warga masyarakat,

“Selain untuk mendekatkan diri, tali silaturahmi antara pemerintah desa, aparat penegak hukum dan masyarakat, pembagian takjil ini dilakukan untuk berbagi kepada warga yang menjalankan ibadah puasa,” jelas Yupanzer Ahmad.

Sementara itu, kejadian lucu nyaris terjadi dalam pembagian takjil. Sebab, ada beberapa pengendara nyaris putar arah dan mengelak saat didekati polisi, karena mengira pembagian takjil itu merupakan razia kendaraan yang digelar polisi.

“Kami kira tadi ada razia, ternyata ada pembagian takjil untuk berbuka puasa,” jelas Turmin salah satu pengendara sepeda motor.

Bagaimana Menurut Anda?