Chairul S Matdiah, Wakil Ketua DPRD Sumsel Pimpin Rapat Paripurna XXXIV

65

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  mengggelar Rapat Paripurna XXXIV, pembiacaraan tingkat dua dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap raperda Provinsi Sumsel. Rapat dilaksanakan, Senin 25 September 2017 di gedung DPRD Sumsel, Lantai II, Jln. Kapten Arivai.

Rapat paripurna hari ini, senin (25/9) dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah, dari Partai Demokrat. Serta didampingi wakil Ketua DPRD Sumsel dari Partai Golkar Yansuri,  Ketua DPRD Sumsel, H.M Giri Ramanda N Kiemas, serta dihadiri Gubernur Sumsel H. Alex Noerdin.

Selesai rapat paripurna, Senin 25 September 2017

Adapun tiga Raperda usulan Pemerintah Provinsi Sumsel yakni Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Provinsi Sumsel tahun 2013-2018, kemudian Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi Perseroan Terbatas Swarna Dwipa Sumatera Selatan Gemilang. Kemudian yang ketiga adalah Raperda tentang pengikatan dana anggaran pelaksanaan pekerjaan tahun jamak pembangunan jembatan Musi VI Kota Palembang tahap II.

Menanggapi Raperda perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2014 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Sumsel tahun 2013-2018, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memandang hal tersebut perlu dilakukan. Dimana dengan adanya perubahan yang terjadi, target-target yang tercapai di dalam sekian hari RPJMD dapat disesuaikan dan dihitung kembali.

“Mengingat ada beberapa hal yang disesuaikan, Kami berharap hal tersebut dapat membawa dampak positif. Terhadap kinerja dan capaian target yang ada,” tuturnya

Sedangkan untuk Raperda tentang perubahan atas Perda Nomor 10 Tahun 2015 tentang perubahan bentuk badan hukum perusahaan daerah perhotelan Swarna Dwipa menjadi Perseroan Terbatas Swarna Dwipa Sumatera Selatan Gemilang. Fraksi PDIP menyatakan hal tersebut patut pula dilakukan, mengingat kondisi perkembangan tentang tata kelola aset Pemerintah daerah yang harus berdampak pada pendapatan asli daerah.

“Untuk itu fraksi kami berharap, agar dalam perhitungan nilai terhadap aset yang akan dilakukan didalam penyertaan modal, dilakukan dengan sangat profesional. Karena aset tersebut milik masyarakat Sumsel yang bukan milik pribadi perseorangan,”katanya

Dalam kesempatan ini pula Fraksi partai Golongan Karya (Golkar) mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sumsel,  atas terpilihnya provinsi Sumsel sebagai pemenang daya tarik sektor investasi infrastruktur layanan publik.

Chairul S Matdiah mengatakan tak hanya tanggapan agenda tersebut juga berisi penyampaian pokok-pokok pikiran, himbauan dan pertanyaan dari sembilan fraksi DPRD provinsi Sumsel. Pemandangan umum dari fraksi-fraksi tersebut, merupakan sumbang saran pemikiran fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel dalam upaya penyempurnaan terhadap Raperda Provinsi Sumsel.

“Pemandangan fraksi-fraksi tersebut memerlukan jawaban dan penjelasan dari pihak eksekutif sebagai pemrakarsa Raperda Provinsi Sumsel,”pungkasnya. (ADV)

Bagaimana Menurut Anda?