Diduga Bocor, Data Kelulusan Panwas Beradar di Medsos

88

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – KPUD Kabupaten Banyuasin diduga kebobolan, pasalnya data kelulusan anggota petugas pemungutan suara (PPS) kecamatan Suak Tapeh beredar luas di media sosial (medsos)

Bahkan, yang beredar di medsos tersebut ada anggota PPS disalah satu desa yang tidak ikut Test  namun dinyatakan lulus dari KPUD Kabupaten Banyuasin. Data kelulusan anggota PPS yang sempat menghebohkan publik itu terdapat di desa Talang Ipuh Kecamatan Suak Tapeh berinisial S dan menurut warga setempat bahwa S itu tidak pernah ikut test,

“Hasil seleksi PPS tingkat Desa,  orang tidak ikut tes bisa lulus “ucap, Ismail maharus dalam postingannya di Facebook, Kamis. ( 9/11/17).

Dtambahkan Ismail, kalau data KPUD Banyuasin diduga bocor ke pihak luar hingga ketahuan hasilnya.

“Kabarnya ini bocoran dari KPU Banyuasin, dan Desa Lubuk lancang juga ada yang siluman, ini berbahaya panwas harus bertindak”pintanya.

Postingannya mendapat tanggapan dari salah satu pegawai di Inspektorat Banyuasin, M. Azwari, bahwa perbuatan tersebut tidak wajar.

“Mau Gila, tidak ikut tes bisa lulus, adakah PPK di Suak tapeh”. tanyanya.

Sementara ketua KPUD Kabupaten Banyuasin Dahri saat dimintai konfirmasinya (9/11) melalui Kasubag Program dan Data Hadi Susanto bahwa beredarnya data itu hoax.

“hingga detik ini pihak KPUD Kabupaten Banyuasin belum pernah mengeluarkan data apapun tentang rekrutmen PPS, maka KPUD sampai detik ini masih menutup rapat kerahasianya.”ucapnya.

Hadi menambahkan bahwa hari ini (9/11) saja masih menggelar seleksi terakhir anggota PPS di Kecamatan Sembawa

“hasil rekrutmen PPS itu akan diumumkan serentak dari 19 Kecamatan, untuk pengumuman dilaksanakan Jumat besok,  (10/11)”. pungkasnya

Bagaimana Menurut Anda?