Diduga Tabrak Pengendara Motor, Darmawan Diancam 5 Tahun Penjara

44

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Naas dialami Wandari Warga yang beralamat di Kelurahan Kayu ara kuning, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Wandari yang berboncengan dengan Rusman warga yang sama meninggal dunia akibat menjadi korban lakalantas Tabrakan antara motor dengan kendaraan Fuso Hino B 9025 AU yang dikemudikan oleh DARMAWAN

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa itu bermula, ketika motor yang di tumpangi kemudikan dari arah palembang tujuan arah jambi sesampainya di TKP menabrak bagian belakang kendaraan sepeda motor KTM BG 6I24 JK yang dikendarai oleh RUSMAN berboncengan dengan WANDARI, di Kelurahan Seterio ,Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. kedua korban mengalami luka hebat Wandari alami pecah dikepala, Sedangkan Rusman rekannya mengalami luka lecet dibagian kaki, tangan , kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Banyuasin untuk dilakukan autopsi dan perawatan.

Sedangkan Darmawan Sopir Fuso telah diamankan oleh pihak Satlantas Polres Banyuasin untuk dimintai keterangan lebih intensif.

Pada hari rabu tanggal 27 september 2017 sekira jam 10.51 wib di jl.lintas timur palembang – jambi km.41 kel.seterio kec.BA III Kab.Banyuasin telah terjadi laka lantas jalan antara kendaraan Fuso Hino B 9025 AU yang dikemudikan oleh DARMAWAN datang dari arah palembang tujuan arah jambi sesampainya di TKP menabrak bagian belakang kendaraan sepeda motor jenis KTM BG 6I24 JK yang dikendarai oleh RUSMAN berboncengan dengan WANDARI, “Ucap, Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP. Eggy renanta, Sik. Kepada media ini, Rabu. 27/09/17.

Dikatakannya, dari kejadian tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka hebat dan satu meninggal dunia.

” Pengendara kendaraan sepeda motor KTM yang dikendaraai oleh RUSMAN mengalami luka lecet tangan kanan, luka lecet kaki kanan, luka lecet kaki kiri dan dibawa ke RSUD Banyuasin sedangkan rekannya, WANDARI mengalami luka pecah dibagian kepala, hingga meninggal dunia ditempat dan dibawa ke RSUD Banyuasin guna dilakukan autopsi dan perawatan.”ujarnya.

Masih dikatakannya, tujuan kedua kendaraan sama, hendak menuju kearah Jambi, dan sopir fuso saat ini sudah diamankan untuk dimintai keterangan atas peritiwa naas tersebut.

“Korban ini merupakan buruh di salah satu perusahaan swasta dan korban selamat saat ini belum bisa dimintai keterangan, mengingat korban masih mengalami shock berat atas kejadian tersebut, sedangkan sopir sudah diamankan untuk dimintai keterangan, sopir bila memang salah maka akan disangkakan dengan pasal 3310 ayat 4 tentang aturan lalulintas, dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun penjara”tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?