Empat Tahun Perbup BTA Jalan Ditempat, Mahasiswa Lakukan Aksi

30

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN- Puluhan mahasiswa datangi kantor Bupati Banyuasin dengan tujuan menanyakan peraturan daerah (Perda) Baca Tulis Al Qur’an (BTA) no 15 tahun 2014 yang sampai sekarang belum terealiasi, Senin, 12 Februari 2018.

Aksi massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Mengaji (Geram) ini meminta  pemerintah Kabupaten Banyuasin segera mengeluarkan perbup BTA yang sudah disahkan oleh DPRD Banyuasin.

“Kami meminta Bupati Banyuasin segera mengeluarkan perbup pendidikan baca tulis Al Qur’an dan meminta kepada DPRD Banyuasin untuk memberikan dukungan moral kepada Bupati Banyuasin untuk segera mengeluarkan Perbup BTA tersebut,” ucap Panji Gribaldi, koordinator lapangan massa aksi.

Ditambahkannya, Perbup BTA di Banyuasin tidak pernah berjalan setelah disahkan oleh DPRD Kabupaten Banyuasin.

“Sudah 4 Tahun silam perda BTA disahkan oleh DPRD Banyuasin, tapi sampai 2018 Perbub belum dikeluarkan,” tambah dia.

Sementara itu, perwakilan dari Bupati Banyuasin, Asisten II Rislani A Ghofar menanggapi, apa yang sudah disampaikan oleh rekan mahasiswa tentang perda no 15 tahun 2014 , akan ditindak lanjuti oleh pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Atas aspirasinya terimakasih, mudah-mudahan aspirasi dari rekan rekan mahasiswa akan segera di realisasikan. Saya hanya perwakilan dari pemerintah, hanya bisa menanggapi, dan aspirasi kalian ini akan saya ┬ásampaikan, namun kebijakan ada di Bupati Banyuasin,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan dari DPRD Banyuasin, Sekwan Konar Zuber mengatakan, tentang perda no 15 tahun 2014 DPRD Banyuasin akan mendukung penuh aspirasi mahasiswa dan akan memanggil pihak kesra terkait.

“Baru kali ini mahasiswa yang demo dan mendukung pihak DPRD. Terima kasih atas dukungan dan aspirasi dari adik-adik mahasiswa” pungkasnya.

Editor: NA

Bagaimana Menurut Anda?