Kadis Diskoperindag Tulang Bawang Barat Terancam di Nonjobkan

64

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANARAGAN РKadis Koperasi Usaha Mikro Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Markus Raharjo terancam dinonjobkan Bupati Umar Ahmad.

Hal tersebut berdasarkan temuan inspektorat setempat yang mendapatkan Markus tidak aktif dalam setiap kegiatan pemkab. Bahkan, yang bersangkutan tidak pernah izin dan melapor kepada pimpinan.

Tidak disiplinnya pejabat tinggi pratama ini langsung mendapat teguran tertulis kedua dari Inspektorat setempat, Selasa (7/11). Surat teguran ditandatangani wakil Bupati Fauzi Hasan.

“Setiap ada rapat besar yang digelar pemkab dia (Markus) tidak pernah hadir dan saat disidak Wakil Bupati dikantornya dia juga tidak pernah ada serta tidak jelas keberadaannya,”ujar Plt. Inspektorat setempat Agus Subagio didampingi sekretaris Inspektorat, Singgih Prasetyo kepada Buanaindonesia, Rabu (8/11/2017).

Singih mengatakan teguran tertulis tersebut mengacu dengan PP 53 tahun 2010 tentang kesiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Teguran ini kami layangkan agar yang bersangkutan dapat memberikan klarifikasi. Jika teguran ini tidak diindahkan maka akan dilayangkan surat teguran ketiga,” ujarnya.

Sekretaris Kabupaten, Herwan Sahri mengamini surat teguran tersebut. Dia mengatakan pihaknya terpaksa melalukan surat teguran kedua teraebut karena berdasarkan hasil sidak dan absen rapat, inspektorat tidak pernah mendapatkan yang bersangkutan hadir.

“Siapapun yang tidak disiplin akan mendapatkan surat teguran. Apalagi pejabat eselon II,”ujarnya.

Dia mengatakan sebagai pejabat eselon II seharusnya yang bersangkutan dapat mencontoh bagi bawahannya dan pejabat lainnya. “Kalau kita biarkan takutnya nanti kebablasan. Kalau memang teguran ini tidak diindahkan maka¬†bupati dapat memberikan teguran keras,” kata dia.

Ditempat terpisah, saat wartawan buanaindonesia mengunjungi kantor Koperindag setempat nampak sejumlah ruangan terlihat tidak ada aktifitas pegawai, Bahkan ruang kerja kadis Koperindag terlihat kosong.

“Bapak Markus katanya lagi ke Jakarta,” ujar salah seorang pegawai yang enggan menyebutkan namanya.

Bagaimana Menurut Anda?