KPU dan Panwaslu Himbau Calon Taat Aturan

4.385 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN – Sembilan Tim sukses dari Empat Pasangan calon Gubernur Sumsel dan lima Pasangan Calon Bupati Banyuasin menerima alat peraga kampanye dari KPUD Banyuasin.

Penyerahan alat peraga kampanye kepada sembilan Tim Sukses tersebut dilakukan langsung Oleh Ketua Komisioner KPU Banyuasin Dahri Mpdi. di Gedung Sedulang Setudung. Komplek perkantoran perintah kabupaten Banyuasin Rabu (11/04/18).

Agus Supriyanto. Divisi Logistik, KPUD Banyuasin mengatakan. Masing-masing calon mendapatkan pembagian sebanyak 608 alat peraga kampanye. Yang dialokasikan untuk 304 desa dan kelurahan di Banyuasin, “Dua lembar dikali 304 desa”. Kata Agus, saat dibincangi disela-sela pembagian alat peraga kampanye.

Diterangkan Agus, Untuk pengadaan serta kualitas cetak telah disesuaikan dengan kemampuan anggaran. “Kalau untuk Calon provinsi digunakan bahan kain. Sementara untuk calon dari kabupaten menggunakan bahan seminile plastik”. Tambahnya.

Ketika ditanya, mengenai kondisi alat peraga yang tidak sesuai dengan harapan tim sukse, agus mengatakan bahwa, hal tersebut agar dapat bertahan lama meski dalam cuaca yang tidak bagus.

“Kita mengatur dimensi tersebut dengan pertimbangan , bahan kampanye ini agar dapat bertahan dalam waktu lama di lapangan di luar jadi kita memilih bahan yang memang benar-benar bisa tahan lama seperti dengan  vlip coaster stiker player Bupati sama dengan Propinsi” ujarnya.

Ditegaskan Agus, mekipun alat peraga kampanye telah diberikan oleh KPUD namun tetap mesti mentaati aturan. Diantaranya, spanduk calon Bupati tidak diperbolehkan dipasang di  tempat ibadah fasilitas pemerintah termasuk sekolah. “Sudah ditentukan titik lokasinya, di luar dari itu akan ditertibkan oleh panwaslu. Sebab sudah diatur juga di UU PKPU”. tegasnya.

Senada dikatakan Salinan, S. Sos, Divis SDM dan Ormas, KPUD Banyuasin, selain Alat Peraga Kampanye. Pihaknya juga akan memasang di media yang ada di Banyuasin. “Mulai diatur dari tanggal 10 juni sampai dengan 23 juni  baik di media elektronik maupun cetak, dan materinya dari paslon masing-masing”. ucapnya.

Dikatakannya, untuk persyaratan nanti akan dilakukan pembahasan bersama dengan pihak media masing-masing. “Nanti akan kita panggil media yang akan kita pasang iklan kampanye tersebut, bagaimana syarat-syaratnya, nanti akan kita bahas bersama”. tukasnya.

Sementara, Ibzani. HS. Komisioner Panwaslu Banyuasin, Bidang Pencegahan dan Hubungan Antar lembaga mengatakan bahwa, alat peraga yang sudah diserhakan agar dapat di letakan pada tempat yang sudah diatur oleh KPU dan UU.

“Kita ingatkan kepada tim dari masing-masing paslon agar alat peraga yang ada selama ini tersebar baik di posko dan di tempat-tempat lain harus dicopot dan silahkan memasang yang sudah ditetapkan,  oleh pasangan calon desain ukuran maupun jenis yang ditentukan oleh  peraturan PKPU nomor 4 tahun 2001,” ucapnya.

Ditegaskannya, pihaknya akan bertindak tegas bila mendapati calon bandel masih memasang alat peraga bukan ukuran dan dari aturan. “kalau photo-photo difacebook  ketentuannya lain,  ketentuan yang mengatur berbeda , tapi kami punya rencana untuk merilis pasangan calon yang diduga membandel , agar ada sanksi moral dari masyarakat kalau sekedar sangsi administrasi dan sanksi lain kelihatannya tidak berdampak apa-apa” tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?