KPU Laksanakan Undian Nomor Urut, Lima Paslon Cakada Siap Berperang Dengan Santun

870 dibaca
Paslon Agus Yudiantoro dan Hazuar Bidui

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN, – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin menggelar rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2018-2023, di Aula KPU Kabupaten Banyuasin, Selasa, 13 Februari 2018.

Dari hasil penarikan undian tersebut, ditetapkan nomor urut 1 paslon Agus Yudiantoro dan Hazuar Bidui, nomor urut 2 paslon Arkoni dan Hazwar Hamid, nomor urut 3 paslon Husni Thamrin dan Supartijo, nomor urut 4 Syaiful Bahri, dan nomor urut 5 Askolani dan Slamet.

Ketua KPU Kabupaten Banyuasin, Dahri, menjelaskan tahapan pilkada terus berjalan dan para pasangan calon diminta mengikuti aturan yang ada.

“Penyelenggara dan peserta pemilu harus menjaga ketertiban dan keamanan, supaya pilkada ini sukses. Pasangan calon jangan lepas kendali, tetap kontrol timnya,” ucap Dahri.

Senada dengannya, Ketua Panwaslu Kabupaten Banyuasin, Iswadi, menegaskan setiap paslon harus menghindari aksi kampanye gelap, karena kini aturan semakin ketat.

“Diharapkan kedewasaan dalam berdemokrasi bagi setiap kandidat dan timnya. Saya minta semua bertanggung jawab dalam menjaga stabilitas demokrasi yang akan berdampak pada stabilitas keamanan. Kalau itu terjadi maka masyarakat akan bangga dan senang,” tuturnya.

Sementara paslon nomor urut 1 yang didukung oleh PAN dan PKS, Agus Yudiantoro – Hazuar Bidui, nampak senang dan suka cita karena mendapat nomor urut tersebut. Bahkan Hazbi nampak terus berteriak menyebut nomor satu.

” Alhamdulillah kami dapat nomor 1. Ini jadi penyemangat bagi kami untuk jadi yang nomor satu di Banyuasin,” tuturnya.

Agus dalam kesempatan ini berpesan kepada semua tim pendukungnya untuk terus begerak melakukan sosialiasi kepada masyarakat.

“Nomor satu ini jadi penyemangat, terus berjuang untuk jadi yang terbaik. Rebutlah hati masyarakat dengan santun, jangan melakukan perbuatan tercela,” harapnya.

Begitu juga dikatakan Agus salam, calon Wakil Bupati Banyuasin yang berpasangan dengan Syaiful Bakhri dengan didukung oleh Partai Golkar dan PKPI , mengatakan bahwa dalam perhelatan pilkada Banyuasin jangan sampai melakukan hal-hal yang dapat membuat kisruh di masyarakat.

“Sebelum saya masuk ke desa-desa yang saya minta suaranya, terlebih dahulu saya baca dahulu peta suaranya. Kalau di salah satu kecamatan itu ada basis lawan, lebih baik  jangan dimasuki, sebab saya menghargai basis mereka,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, berprilakulah dengan politik santun jangan sampai melakukan kegiatan yang dapat merusak persahabatan dan persaudaraan.

“Saya bertekad merebut hati masyarakat dengan santun, jangan melakukan perbuatan tercela, serta menganggu basis lawan,” pungkasnya.

Editor: NA

Bagaimana Menurut Anda?