KPU Tetapkan Lima Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin

796 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin telah menetapkan lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Banyuasin Tahun 2018, Senin, 12 Februari 2018. 

Dalam rapat pleno ini, KPU menetapkan lima pasangan yang akan berlaga di Pilkada Banyuasin Tahun 2018, yaitu pasangan Askolani – Slamet, Husni Thamrin – Supartijo, Agus Yudiantoro- Hazuar Bidui, Arkoni – Azwar Hamid, dan Syaiful Bakhri -Agus Salam.

Dikatakan Dahri, kelima paslon yang menjabat anggota DPRD Provinsi Sumsel, DPRD Kabupaten dan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengundurkan diri dan surat pernyataan mundur yang sudah di proses instansi terkait paling lambat lima hari sudah diterima KPU Banyuasin. Sesuai dengan aturan PKPU, calon yang menjabat anggota dewan dan ASN harus mengundurkan diri.

“Surat pernyataan mundur bagi anggota dewan dan ASN harus sedang diproses dalam lima hari setelah ditetapkan dan diserahkan ke KPU,” ucap Dahri.

Ditambahkannya, Sedangkan, Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) di DPRD surat keputusannya paling lambat 30 hari sebelum hari pencoblosan.

“Kalau tidak terpenuhi ketentuan ini, maka KPU berhak membatalkan pencalonan karena dianggap tidak memenuhi syarat,” tambah dia.

Sementara Agus Salam, Calon Wakil Bupati Banyuasin, mengatakan bahwa dirinya siap mengundurkan diri dari jabatanannya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin, dan SK untuk penggantian antar waktu (PAW) sudah disiapkan untuk dapat ditindak lanjuti.

” Alhamdulilah, karena KPU sudah mengetuk palu penetapan lima paslon, dan sesuai aturan dari perundang-undangan, maka saya siap mengikuti aturan dengan mengundurkan diri dari Ketua DPRD Kabupaten Banyuasin. Dan informasi yang baru saja saya dapat untuk SK PAW sudah disiapkan, tingga saya harapkan kepada Banmus DPRD Kabupaten Banyuasin untuk menyiapkan pelantikan PAW,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, untuk Aset yang selama ini mereka pakai, dipersilahkan untuk ditarik oleh Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Banyuasin.

“Karena kita sudah ditetapkan sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, maka barang invetaris yang kami pakai selama ini silahkan ditarik. Dan apabila ada barang-barang yang pecah, silakan laporkan kepada saya, saya siap mengganti,” tambah Agus.

Dirinya berharap kepada Sekretaris Dewan dan Wakil DPRD Kabupaten Banyuasin, untuk tetap memperdulikan honor yang selama ini bekerja di rumah dinasnya.

“Saya minta kepada Sekwan, agar dapat memperhatikan honor-honor yang ada di rumah dinas saya kemarin. Jangan sampai terdengar mereka dianaktirikan. Siapa pun nanti yang mengambil alih rumah dinas dan ruang kerja saya, honor tersebut jangan dianaktirikan, mereka bukan sanak saya, namun mengedepankan atas hati nurani bahwa honor tersebut mencari uang untuk makan mereka,” tukasnya.

Editor: NA

Bagaimana Menurut Anda?