Massa SBSI Kecewa Karena Sikap Wakil Rakyat

2.313 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, LAHAT – Ratusan buruh dari PT Sriwijaya Distribusindo Raya (SDR) yang masuk dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) Lahat, menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Lahat untuk menyampaikan aspirasi dan pengaduan atas kesewenang-wenangan pihak managemen SDR, Selasa, 13 Februari 2018.

Aksi yang diikuti sekitar 300 orang, dipimpin oleh Ketua DPC SBSI Lahat, Erwin. Mereka meminta PT SDR segera melaksanakan anjuran Disnakertrans Lahat, mempekerjakan kembali anggota SBSI yang di PHK sepihak dan membayar upah selama proses PHK.

Selain itu, mereka juga mendesak PT SDR menghapuskan potongan 60% upah karyawan apabila terjadi kecelakaan kerja dan mengembalikan gaji yang telah dipotong, serta membatalkan surat peringatan terhadap Ketua dan anggota SBSI karena PP yang dibiat bertentangan dengan hukum.

Selain itu, mereka juga meminta dicabut ijin operasional perusahaan outsourching di PT SDR, dan ā€ˇganti atau copot Oktariani dari jabatannya karena sangat arogan, sehingga hubungan SBSI dan perusahaan tidak harmonis.

Sayangnya, aksi mereka tidak mendapat perhatian wakil rakyat karena DPRD Lahat sedang kosong. Namun demikian mereka tetap bertahan.

Hampir 3 jam mereka menunggu dan tidak kunjung ditemui. Setelah arahan pihak Polres Banyuasin, akhirnya massa membubarkan diri dengan rasa kecewa.

Erwin selaku pimpinan aksi, menyesalkan wakil rakyat karena tidak satu pun dari anggota dewan yang mau menemui mereka.

“Tanggal 20 Februari 2018, kami akan datang kembali. Dan bila nanti kami tidak ditanggapi, kami akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi,” tutupnya kesal.

Penulis: Amir Hamzah
Editor: NA

Bagaimana Menurut Anda?