Medco E&P Indonesia West Aset Upayakan Penuhi Target Produksi

59

BUANAINDONESIA.CO.ID, Palembang- Pertumbuhan produksi minyak dan gas bumi (migas) PT Medco E&P Indonesia meningkat secara signifikan. Peningkatan tersebut menunjukkan kesungguhan Medco E&P dalam mendukung upaya Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan migas Nasional.

Hal itu disampaikan Manager Media & Communications Medco E&P Indonesia Leony Lervyn saat pembukaan Dialog Dinamika Industri Hulu Migas dan Transformasi Bisnis Media, Selasa (28/11/17) di  hotel Excelton Palembang.

Menurutnya, berdasarkan data Perusahaan angka produksi migas pada semester pertama 2017 dengan 2016 terjadi peningkatan sekitar 24 MBOEPD. Semester pertama 2017, produksi migas Medco E&P hampir mencapai 90 MBOEPD. Sementara pada semester yang sama tahun sebelumnya hanya mencapai 64 MBOEPD.

“Sebuah pencapaian yang sangat berarti bagi Medco E&P di saat harga minyak dunia belum sesuai harapan,” ujar Leony Lervyn di hadapan puluhan wartawan dari 7 kabupaten sekitar wilayah kerjanya.

Dalam upaya mempertahankan prestasinya ini, Medco E&P Indonesia West Asset terus berupaya meningkatkan kinerja operasinya. Pada tahun ini, di Sumatera Selatan, Medco E&P terus fokus untuk melakukan berbagai aktivitas dalam upaya meningkatkan produksi. Semua aktivitas operasi tetap berpegang pada prinsip cost efficiency tanpa menomorduakan aspek keselamatan.

Perusahaan juga berhasil mempertahankan biaya produksi per barel di bawah US$10/BOE

“Medco E&P Indonesia, di bawah pengawasan dan pembinaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) juga terus mengoptimalisasi lapangan-lapangan tuanya dengan berbagai inovasi di bidang teknologi migas serta pengendalian biaya aset lapangan, seperti di Blok Rimau, South Sumatra, dan Lematang,” imbuh Leony.

Tirat Sambu Kepala SKK Migas Perwakilan Sumbagsel yang sekaligus membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi terhadap Medco E&P atas terselenggaranya acara edukasi media ini. Acara ini sangat berarti sehingga wartawan dapat mengetahui perkembangan aktivitas industri migas di Sumsel, khususnya Medco E&P.

Beliau berharap, jalinan silaturahmi antara wartawan dengan pelaku usaha migas di Sumsel dapat semakin erat.

Sementara, Herman Fauzi General Manager PT Medco E&P Indonesia West Asset menyampaikan terima kasih atas kerja sama antara media dan Medco E&P selama ini. Berbagai pemberitaan positif dan berimbang, membuat Perusahaan dapat menjalankan operasionalnya dengan lancamadu.

Program Pemberdayaan Masyarakat Medco E&P Indonesia West Area dalam operasinya juga terus dilaksanakan dengan tujuan tumbuh dab berkembang bersama masyarakat. Hal ini diimplementasikan dengan melakukan berbagai program pemberdayaan, seperti Budi Daya Karet Organik di empat kabupaten, padi SRI Organik di lima kabupaten, tanaman obat organik di empat kabupaten, dan akan melaksanakan program budi daya jamur merang serta lebah madu, jelasnya menutup pembicaraan.

Bagaimana Menurut Anda?