Pengusaha Rumah Makan Bandel, Siap-Siap Terima Sanksi

3.423 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 1439 H Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (POLPP) Anthony Liando Himbau Rumah Makan dan Cafe yang berada di wilayah Banyuasin untuk tutup sementara.Pasalnya,untuk menjaga kekhusyukan umat islam dalam menjalankan ibadah puasa. Saat ini surat edaran untuk disebar ke Camat-camat sudah siap dan juga kepada para pengusaha agar dapat dipatuhi, begitupun untuk petasan yang membuat resah warga yang beribadah akan dilakukan tindakan nantinya bila terdapat menjual petasan yang mempunyai suara daya ledak lebih besar.

“kita akan menghimbau terhadap  Rumah makan dan cafe  agar tidak membuka barang jualan secara mencolok di siang hari atau menutupnya sementara,”ucap Anthony saat di temui di ruang kerjanya,Senin (7/5/2018).

Ditambahkan Anthony,jika ada cafe yang masih membandel, membuka tempat usahanya akan diberikan sanksi berupa teguran bahkan pencabutan surat izin usaha. “Apabila masyarakat tidak mengindahkan himbauan ini akan diberikan sanksi bahkan pencabutan izin usaha,”bebernya.

Sementara itu,Camat Banyuasin III Alfian mengatakan, ketika sudah mendapatkan surat edaran nantinya,akan disebar ketiap rumah makan dan cafe. Sekaligus menghimbau kepada masyarakat bagi yang mempunyai anak agar tidak membeli percon atau kembang api yang bisa membahayakan bagi anaknya dan orang lain.

“Bukan hanya rumah makan dan cafe,dilarang juga membeli percon atau kembang api karena membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain,”ucapnya.

Alfian juga menghimbau kepada pihak Kepolisian dan Penegak Perda untuk tegas apabila ada pedagang petasan di Wilayah Pangkalan balai dak sekitarnya.

” kami juga minta kepada kepolisian dan Pol PP sebagai penegak perda untuk bersikap tegas kepada penjual petasan, sebab hal tersebut menimbulkan kebisingan bagi muslim yang beribadah”. Tegasnya.

Bagaimana Menurut Anda?