Sagu Cap Pak Tani Menghilang di Pasaran Harga Sagu Melambung Tinggi pembuat Pempek Merugi

2.202 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Harga tepung sagu Cap pak Tani di pasaran meroket. Tingginya harga sagu itu dirasakan sejak tinggal Minggu terakhir ini. Akibatnya para pembuat kerupuk dan para pedagang Pempek terancam merugi. Khususnya para pengrajin kerupuk dan pempek di wilayah Kecamatan Sungak Lilin Kabupaten Musu Banyuasin (Muba).

Komariah (50 ) warga Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengatakan, tingginya harga sagu tani saat ini bisa mencapai 19 ribu per kg. “Sagu Tani gunung yang kemasan merah di pasaran Sungai Lilin menghilang¬† kalaupun ada harganya sudah sangat mahal dan melambumg tinggi , 1 Kg nya Seharga Rp19.000,- “. Ungkapnya”.

Akibat kenaikan harga bahan baku ini, sambung Komqriah, pembuat kerupuk dan
Pedagang pempek merugi karena ongkos produksi yang semakin bertambah, sedangkan harga jual kerupuk dan pempek tidak mengalami kenaikan”. Keluhnya

Tingginya harga tepung sagu juga dirasakan oleh Suparman (65) pedagang pempek. yang beralamat di Simpang PTPN 7 Desa Srigunung Km 121 Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Kalau awalnya hanyahdikisaran Rp 14 ribu tapi sekatang harganya bisa Rp 19000″. Tandasnya.

Akibat kenaikan harga tepung sagu ini, sambung Suparman, para pembuat kerupuk merugi karena untung yang didapat semakin sedikit. “Melambungnya¬†harga tepung sagu sudah terjadi sebelum memasuki bulan puasa sekitar satu bulan terakhir . Kondisi ini dikeluhkan para pedagang pempek , Cilok, krupuk Kemplang , meski permintaan kerupuk di pasaran masih terbilang tinggi”. Ucapnya sembari menambahkan pihaknya berharap¬† harga tepung sagu Tani bisa kembali normal, sebab kenaikan harga yang melonjak bisa mengancam usaha gulung tikar.

Bagaimana Menurut Anda?