Selain Upal, di Pasar Pangkalan Balai Beredar Juga Makanan Berformalin

9.935 dibaca
Pabrik tahu rumahan di Dusun Lubuk Keranji Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III. di gerebeg tim gabungan. menyita cairan formalin 2 liter, ratusan tahu dan air yang sudah dicampur formalin.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Selain beredar uang palsu, di Pasar Pangkalan Balai. (Baca : Awas ! Upal Beredar di Pasar Pangkalan Balai) Beredar juga makanan bergormalin berupa mie kuning dan tahu. Itu terbukti saat Tim Gabungan Satgas Pangan Polres Banyuasin menggelar sidak di Pasar Pangkalan Balai, Selasa (17/04/18) lalu.

“Ya benar kami dari tim gabungan terdiri dari Polres, Dinkes, DPKUKM, Baketpan Banyuasin, Polsek Pangkalan Balai dan UPTD Pasar Pangkalan Balai menggelar sidak di Pasar Pangkalan Balai. Hasilnya, ditemukan tahu dan mie kuning berformalin,” kata Kepala Pasar Pangkalan Balai, Nazirwan, saat ditemui diruangannya, Kamis (19/04.18).

Dijelaskan Nazirwan, usai sidak di Pasar Pangkalan, tim gabungan langsung bergerak ke pabrik rumahan di Dusun Lubuk Keranji Kelurahan Seterio Kecamatan Banyuasin III. Disana tim gabungan menyita cairan formalin 2 liter, ratusan tahu dan air yang sudah dicampur formalin.

“Barang bukti itu langsung dibawa Polres Banyuasin dengan diangkut menggunakan kendaraan bak terbuka. Informasi lengkapnya bisa tanya langsung ke Polres Banyuasin,”Ucap, Nazirwan.

Menurut dia, razia itu dilakukan dalam rangka Cipta kondisi menjelang bulan puasa. Mengingat, menjelang Ramadan, dikhawatirkan ada tempat produksi makanan yang berusaha mengambil keuntungan besar dengan memproduksi makanan yang mengandung bahan pengawet mayat.

“Dari hasil razia ternyata memang benar ada makanan yang mengandung formalin. Untuk mie kuning itu industrinya ada di Kota Palembang, kemungkinan juga bakal ditindaklanjuti oleh Tim Satgas Pangan Polres Banyuasin,” kata dia.

Perihal keresahan pedagang dengan adanya Uang Palsu di Pasar yang ia komandoi tersebut, dirinya juga membenarkan bahwa ada pedagang yang telah menjadi korban dari pengedar.

“Ya tadi pagi saya juga sudah menemui pedagang, mereka melapor pada saya atas uang palsu tersebut, dan saya sarankan untuk melapor ke Polres Banyuasin, Agar Polisi dapat menelusuri berdasarkan bukti laporan”. Ucapnya.

Dirinya menghimbau, agar para pedagang jeli saat menerima uang dari pembeli, dengan cara dilihat, diraba dan diterawang. “Saya sarankan, pedagang mesti jeli, sebelum memberikan kembalian, dan hati-hati terhadap pembeli yang ingin mengambil untung dengan cara bertransaksi pakai uang palsu, nanti juga akan saya buat maklumat agar dapat dipatuhi dan di ikuti oleh para pedagang”. Tandasnya.

Sementara itu, Seksi Standarisasi Pengendalian Mutu, Tatatertib, Niaga Pengawasan Barang dan Jasa DPKUKM Banyuasin Irma Suryani membenarkan adanya razia itu. “Datanya langsung tanya ke Polres Banyuasin,” saran dia.

Bagaimana Menurut Anda?