Sepanjang Tahun 2017, 260 Tindak Pidana Diselesaikan Polres Banyuasin

51
Polres Banyuasin Rilis kasus sepanjang tahun 2017.

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN, – Polres Banyuasin Rilis kasus sepanjang tahun 2017. Sebanyak 359 kasus berhasil diungkap Polres Banyuasin dan Polsek jajaran.

Kapolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, mengatakan, sepanjang tahun 2017 terdapat tindak pidana sebanyak 359 kasus, sedangkan yang telah dilakukan penyelesaian tindak pidana sebanyak 260 kasus .

“Dengan jumlah tindak pidana itu, dibandingkan pada tahun lalu adanya penurunan angka kasus kejahatan di Banyuasin,” ungkapnya dalam Press Release di Mapolres Banyuasin, Sabtu, 30 Desember 2017.

Kapolres juga menuturkan, menjelang tahun baru 2018, jajaran Polres Banyuasin berhasil mengungkap 10 kasus tindak kejahatan 3C yaitu, Curat, Curas dan Curanmor dengan 19 orang tersangka. Barang bukti berupa TV, Handpone dan senjata api rakitan (senpira) turut diamankan dari tangan tersangka.

“Hasil ini berkat kerja keras jajaran Polres dan Polsek di Banyuasin yang berhasil mengungkap kasus kejahatan di wilayah hukum Banyuasin disepanjang bulan Desember 2017,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, jika pengungkapan kasus 3C juga berasal dari laporan masyarakat yang langsung ditindak lanjuti.

“Modus yang sering digunakan para tersangka mengincar rumah kosong dengan menyamar sebagai tamu korban. Jika kondisi rumah kosong, maka para pelaku melakukan aksinya. Seperti AM (nama samaran) terhadap salah satu korban di Desa Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan,” jelasnya.

Selain mengungkap kasus 3C, Polres dan Polsek jajaran mengungkap kasus curanmor atau begal dan berhasil mengamankan sejumlah senjata rakitan.

“Selain itu, kami juga melakukan razia senjata rakitan Operasi Sikat Musi, serta menerima penyerahan senjata api rakitan dari masyarakat,” paparnya.

Selama bulan Desember juga, tak kurang dari 395 premanisme yang terjaring razia dan 192 liter minuman keras berhasil diamankan dan dimusnahkan.

“Sedangkan data senpira pada bulan November sebanyak 21 pucuk yang sudah diamankan dan dimusnahkan dan berlanjut bulan Desember 2017, sudah diamankan,” jelasnya.

EDITOR: WN

Bagaimana Menurut Anda?