Sungai Musi Meluap, Aktifitas Petani Karet Lumpuh

4.015 dibaca
Sungai Musi Meluap, Aktifitas Petani Karet Lumpuh
salah satu kebun karet milik warga terendam banjir

BUANAINDONESIA.CO.ID, MUBA – Tingginya curah hujan beberapa minggu terakhir diwilayah kabupaten Musi Babyuasin (Muba), membuat debit air sungai Musi meluap. Hal ini mengakibatkan ratusan hektar kebun karet warga yang berada dibantaran sungai Musi terendam air, mengakibatkan aktivitas petani karet lumpuh total. 

Pantauan diberapa lokasi seperti desa Epil, desa Bailangu Timur, desa Danau Cala, hingga kamis (22/3/18), air belum juga surut dan menggenagi kebun karet warga dengan ketinggian air bervariasi hingga 50 centimeter.

Ujang (38) warga desa Bailangu saat dikonfirmasi mengatakan, keseharianya merupakan penyadap karet, hal iu tidak dapat dilakukannya karena kebun karetnya tergenang air sehingga tidak memungkinkan untuk disadap. “Getah akan mencair kalau terkena air. Jadi percuma kalau dilakukan sadap. Belum lagi posisi lahan kebun karet digenangi air,”  keluhnya.

Dirinya berharap, kondisi ini tidak berlangsung lama sehingga petani karet dapat beraktifitas seperti semula, “air pasang ini adalah banjir tahunan, ya inilah kondisi kami yang berada dipinggiran sungai musi, terutama didaerah yang rendah,” beber Ujang.

Tepisah, selain aktifitas petani karet yang lumpuh akibat gagal sadap, kondisi jalan menuju desa Danau Cala juga direndam air sehingga aktifitas warga desa Danau Cala lumpuh.

Ros (41) warga desa Danau Cala membenarkan atas kondisi tersebut, selain air pasang merendam kebun milik warga, juga beberapa rumah yang kondisinya lebih rendah tak ketinggalan ikut terendam. Bukan hanya itu, jalan utama warga menuju desa Danau Cala juga ikut terendam.

“Akibat jalan desa terendam, maka aktifitas kami keluar masuk desa pun terhambat,” jelasnya.

Bagaimana Menurut Anda?