Tingkatkan Kinerja Untuk Optimalisasi Pendapatan Sumatera Selatan

44

BUANAINDONESIA.CO.ID, PALEMBANG- Berbagai cara dan upaya yang dilakukan dalam optimalisasi pendapatan daerah baik layanan samsat dan non samsat, diantaranya adalah layanan samsat kerja bersama stake holder samsat (sistem administrasi manunggal satu atap)  yang terdiri dari  bapenda provinsi Sumatera Selatan, kepolisian dan jasa raharja dan petugas bank SumselBabel, bersinergi dan turun kelapangan bersama sama dalam rangka memberikan pelayanan jemput bola kepada masyarakat Sumsel, dalam hal ini mobil samling beroperasi diwilayah kerja samsat memberikan layanan pembayaran  pajak kendaraan tahunan.

Hal itu disampaikan Herryandi Sinulinga AP kepala UPTB Palembang II, (28/11/17).

Selain itu menurutnya, mengadakan operasi bersama tertib administrasi kendaraan bermotor dan patuh pembayaran pajak kendaraan bermotor 2017  bersama  petugas kepolisian, jasa raharja dan petugas samsat 21 UPTB yang tersebar di Sumsel yang digelar secara acak dan berkesinambungan diwilayah kerja Sumatera Selatan.

“Kita juga menerapkan program bersama door to door tim penagihan unit pelaksana teknis badan pendapatan daerah provinsi Sumatera Selatan melakukan giat mendatangi  langsung kerumah rumah pemilik kendaraan secara acak untuk sosialisasi dan menagih pajak pajak kendaraan bermotor yang tertunggak untuk segera dibayarkan berdasarkan data wajib pajak yang  di data server samsat,” jelasnya.

Selain itu, menurut Lingga, untuk giat pelayanan non Samsat, Tim optimalisasi pendapatan daerah melakukan penagihan ke seluruh perusahaan perusahaan swasta BUMN/BUMD yang beroperasi di wilayah pemerintahan Sumsel untuk melaksanakan penagihan pajak daerah berdasarkan Perda nomor 3 tahun 2011 dan Pergub nomor 11 tahun 2012 tentang pajak daerah antara lain Pajak Alat berat dan BBNKB-AB, Pajak Pemanfaatan Air Permukaan / PAP, Pajak Kendaraan Atas Air/ PKAA dan BBN- KAA, Pajak Bahan Bakar Minyak kendaraan bermotor dan Pajak yang bersumber dari pendapatan lainya.

TIM OPAD (optimalisasi pendapatan daerah) secara rutin melaksanakan jemput bola keseluruh perusahaan swasta dan perusahaan BUMD/ BUMN yang beroperasi di sumsel khususnya perusahaan yang lalai memenuhi kewajiban membayaran pajak daerah  sebagaimana mana diatur dalam pergub no 11 tahun 2012.

“Semua kegiatan samsat dan non samsat dimaksud kami TIM UPTB/ Samsat Palembang II terus bekerja bersama sama stake holder terkait untuk melaksanakan tugas dan fungsi kami selaku penagih pajak daerah, melaksanakan sosialisasi di media masa baik online dan cetak dan turun kelapangan bersama tim mengingatkan seluruh wajib pajak  daerah yang lalai membayar kewajibannya, semua giat ini  tentunya akan berhasil jika kesadaran masyarakat bertumbuh dan sadar akan kewajibannya membayar pajak,” imbuhnya.

“Orang Sumsel Bangga Bayar Pajak dan yang pasti orang yang bijak Pasti bayar pajak tepat waktu untuk menghindari denda,” pungkasnya.

Bagaimana Menurut Anda?