Teknik Co-occurrence Features Milik Toshiba

103

BUANAINDONESIA.CO.ID – Direktur Pusat Toshiba, Osami Hori memutuskan untuk mengerjakan penelusuran visual untuk memindahkan gambar yang mudah dilakukan orang yang sulit dilakukan mesin. Karena itu, kemudian Hiro mulai mengembangkan teknologi untuk menemukan wajah dalam gambar, yang menghasilkan Teknik Co-occurrence Features. Rabu, 29 November 2017.

” Masalah utamanya adalah disain aturan pemilihan fitur. Saat anda mencoba membuat mesin untuk mengenali wajah, anda harus terlebih dahulu merancang indeks fitur yang mewakili bentuk mata dan telinga. Dari pengalaman, orang tahu apa bentuk mata dan bisa mengenali mereka saat melihat. Tapi mesin tidak bisa. Berbagai metode untuk merancang aturan pemilihan fitur diusulkan, bahkan di kaji secara mendalam hingga menghasilkan teknik co-occurrence features,” ujar Hiro

Teknik co-occurrence features meningkatkan jumlah tipe fitur yang dapat dipilih dengan melihat kombinasi fitur yang muncul bersamaan, dan dengan menggunakan teknik untuk merekonstruksi fitur pembeda wajah, mesin dapat mengenali benda-benda. lebih akurat. CoHOG*  yang digunakan oleh pengenalan citra otomotif Toshiba LSI untuk mengenali kehadiran pejalan kaki, adalah contoh teknik co-occurrence features

” Meski begitu, banyak yang bisa kami lakukan, seperti mengekstrak rincian pilihan fitur dari data dengan metode statistik dan menggunakan metode pembelajaran mesin statistik dalam mengklasifikasikan objek dalam proposal untuk teknik co-occurrence features,” tambah Hiro

Toshiba memiliki dua kelebihan. Salah satunya adalah periset berpengalaman yang sekarang disebut AI, namun diketahui di masa lalu sebagai pembelajaran mesin atau pengenalan pola, bidang penelitian tradisional untuk Toshiba. Keuntungannya adalah memiliki data yang besar dan pengetahuan khusus domain di bidang infrastruktur. Diperlukan banyak data untuk belajar mendalam agar mesin dapat mempelajari aturan pemilihan fitur. Toshiba memiliki sejumlah besar data tentang infrastruktur, seperti data produksi di Yokkaichi Operation.

” Dengan dua kekuatan yang dimiliki Toshiba ini, jika menginginkan, melakukan penelitian AI sepenuhnya dengan sendirinya. Saya percaya itulah sebabnya proyek di Yokkaichi menghasilkan hasil yang sangat cepat,” kata Hiro

EDITOR: WN