{"id":10524,"date":"2017-11-01T22:03:15","date_gmt":"2017-11-01T15:03:15","guid":{"rendered":"http:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/?p=10524"},"modified":"2017-11-01T22:03:15","modified_gmt":"2017-11-01T15:03:15","slug":"warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/","title":{"rendered":"Warga Pesisir Pantai Seunuddon  Tagih Janji Pemerintah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Sejumlah warga pesisir pantai di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara yang berada dilima Gampong diantaranya, Gampong Teupin Kuyuen, Ulee Rubek Timu, Ulee Rubek Barat, Bantayan, Lhoek Puuk, mengeluh dan menyesalkan terkait tidak difungsikannya\u00a0 pipa air bersih yang sudah lama terpasang di wilayah itu, namun hingga kini belum difungsikan.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Pipa saluran air bersih bantuan NGO pasca stunami pada 2OO4 difungsikan hanya sebulan,\u00a0 terhitung dari masa pemasangannya oleh\u00a0 LSM Cordait kala itu, kini pipa air tersebut sudah terbengkaai karena tak difungsikan. Namun, pipanya masih utuh, tapi airnya tidak pernah tersalurkan hingga saat ini, hingga kami selaku warga pesisir terpaksa harus membeli air bersih untuk diminum dan mencuci pakaian, masyarakat sangat mengharapkan agar,\u00a0 Saluran pipa Air bersih\u00a0 tersebut segera difungsikan, karena dikawasan kami air sumur keruh dan rasanya asin, sehingga tidak bisa dikonsumsi sehari-hari dan juga untuk mencuci,&#8221; tutur Mansurdin didampingi tokoh masyarakat lainya, saat menjumpai wartawan media ini\u00a0Rabu November 2017.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menjelaskan, masalah saluran air bersih sudah berulang kali dilaporkan\u00a0 kepihak pemerintah dan dinas terkait,\u00a0 juga sudah pernah di usulkan berulangkali, agar pihak Pemeritah Aceh memperhatikan kondisi masyarakat pesisir pantai Seunuddon yang sudah puluhan tahun mengkonsumsi air asin. &#8220;Saya rasa sudah saatnya kami masyarakat menagih janji pemerintah dan Dewan terhormat. DPRA\u00a0 umumnya dan DPRK Aceh Utara di daerah Dapil 6&#8221;. Tegasnya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Janji-janji Anggota dewan terhormat,\u00a0 semasa kampanye dulu, sambung Mansurdin, masih diingat\u00a0 masyarakat\u00a0 &#8220;dulu mereka selalu teriak dipanggung Kampanye &#8220;Dukunglah saya, Pilihlah saya, seandainya nanti saya terpilih, saya akan memperbaiki seluruh kepentingan umum, Baik infratuktur, saluran air bersih, memberikan pemasangan listrik ke desa terpencil, dan pemberdayaan masyarakat ekonomi miskin,&#8221;\u00a0 Namun,&#8221; Tapi Kapan janji tersebut ditepati, padahal masa jabatan mereka hampir habis, kami pastikan judul yang sama akan kembali hadir\u00a0 ditempat kami pada 2019 nanti,&#8221; ungkap Mansurdin dengan nada kecewa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ditambahkan olehnya, Untuk mendapatkan air bersih, sudah puluhan tahun mengambil dari ambil dari saringan yang kami buat secara tradisional, Baik untuk diminum untuk\u00a0 dan mencuci pakaian, bagi masyarakat miskin untuk membeli air sungguh sangat berat, apalagi ekonomi mereka yang serba kekurangan,\u00a0 kami sangat\u00a0 berharap kepada pemerintah kami yang ada\u00a0 Aceh Utara, semoga keluhan kami ini bisa di dengar dan tindak lanjuti, kami butuh pembangunan, jangan bedakan wilayah kami dengan daerah lainnya, janganlah\u00a0 kami dianak tirikan,&#8221; harapan Mansur<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu M.Nasir Hasan (50) yang Akrab disapa Nek Gam menunturkan, Pipa saluran air PDAM\u00a0 sudah terpasang sejak lama, namun air bersih tidak pernah disalurkan, saya mengharapkan kepada dinas dan pemerintah aceh utara, tolong diperhatikan masalah ini, karena kami sudah berulangkali menyampaikan hal ini, tapi seperti diabaikan,<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8216;jika memang pipa air bersih di gampong kami tidak difungsikan, jangan salahkan kami bila satu saat pipa air itu kami gali kembali dan kami jual perkilo kepada panglong butut, (brok-brok),&#8221; Kata Nek Gam. warga gampong Ule Rubek Timu. Rabu (01\/11)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">hal serupa turut disampaikan Aswadi (47)\u00a0 warga gampong Ule Rubek Barat dan\u00a0 Muhammad Daud\u00a0 (45) warga setempat, Kami sepertinya belum merasakan nikmat kemerdekaan untuk mendapatkan air bersih, puluhan tahun sudah kami konsumsi air payau, jadi untuk apa pipa air itu terpasang, jika tidak tidak bisa dimamfaatkan, kami sudah bosan dan lelah menunggu seribu janji dari pemerintah, tapi hingga kini belum ada realisasinya, ucap Aswadi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;harapan kami kepada anggota Dewan terhormat yang ada di DPRA\u00a0 dan DPRK Aceh Utara, masalah air bersih untuk kami warga pesisir pantai Seunuddon Aceh Utara toling diperhatikan, jika tidak, maka jangan berharap kami mau mendengar janji manis\u00a0 bapak-bapak,\u00a0 apalagi Pileg 2019, sudah didepan mata, kami butuh bukti bukan\u00a0 janji,&#8221;.Tegas M.Daud<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Sejumlah warga pesisir pantai di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara yang berada dilima Gampong diantaranya, Gampong Teupin Kuyuen, Ulee Rubek Timu, Ulee Rubek Barat, Bantayan, Lhoek Puuk, mengeluh dan menyesalkan terkait tidak difungsikannya\u00a0 pipa air bersih yang sudah lama terpasang di wilayah itu, namun hingga kini belum difungsikan. &#8220;Pipa saluran air bersih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":45,"featured_media":10525,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_exactmetrics_skip_tracking":false,"spay_email":""},"categories":[40],"tags":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG_20171101_215159.jpg?fit=640%2C370&ssl=1","yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v14.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow\" \/>\n<meta name=\"googlebot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta name=\"bingbot\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Warga Pesisir Pantai Seunuddon Tagih Janji Pemerintah - berita62.id\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"BUANAINDONESIA.CO.ID, ACEH UTARA &#8211; Sejumlah warga pesisir pantai di Kecamatan Seunuddon Aceh Utara yang berada dilima Gampong diantaranya, Gampong Teupin Kuyuen, Ulee Rubek Timu, Ulee Rubek Barat, Bantayan, Lhoek Puuk, mengeluh dan menyesalkan terkait tidak difungsikannya\u00a0 pipa air bersih yang sudah lama terpasang di wilayah itu, namun hingga kini belum difungsikan. &#8220;Pipa saluran air bersih [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"berita62.id\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-11-01T15:03:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG_20171101_215159.jpg?fit=640%2C370&#038;ssl=1\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"370\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/\",\"name\":\"berita62.id\",\"description\":\"HOAK ITU BUKAN KITA\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/?s={search_term_string}\",\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id-ID\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/i0.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2017\/11\/IMG_20171101_215159.jpg?fit=640%2C370&ssl=1\",\"width\":640,\"height\":370,\"caption\":\"Mansurdin bersama Nek Gam dan M.Daud serta Tgk Meulaboeh warga Pesisir di wilayah Kecamatan Seunuddon Aceh Utara saat menemui buanaindonesia.com (photo\/M Azhar)\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/\",\"name\":\"Warga Pesisir Pantai Seunuddon Tagih Janji Pemerintah - berita62.id\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2017-11-01T15:03:15+00:00\",\"dateModified\":\"2017-11-01T15:03:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\"},\"inLanguage\":\"id-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/aceh\/warga-pesisir-pantai-seunuddon-tagih-janji-pemerintah\/\"]}]},{\"@type\":[\"Person\"],\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#\/schema\/person\/11229d333b6e9d6f3a112aecb134cbd2\",\"name\":\"M Azhar\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/#personlogo\",\"inLanguage\":\"id-ID\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/7a89b264d1faa7a062ab293ff2419f6d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"M Azhar\"}}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack-related-posts":[{"id":12608,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/tiang-pancang-jembatan-kluet-utara-kluet-timur-digerus-sungai\/","url_meta":{"origin":10524,"position":0},"title":"Tiang Pancang Jembatan Kluet Utara &#8211; Kluet Timur  Digerus  Sungai","date":"14 Maret 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH SELATAN - Warga di Kecamatan Kluet Timur, Aceh Selatan, mengkhawatirkan kondisi jembatan yang melintang di Sungai Kluet. Karena struktur bawah atau tiang pancang penopang jembatan, tergerus\u00a0 sungai. \"Sejak selesai dibangun, jembatan tersebut telah menjadi kebanggaan masyarakat di dua kecamatan yakni Kluet Timur dan Kluet Utara,\" kata Umar Alam\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Utara&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/03\/aceh-8.jpg?fit=640%2C389&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12918,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/padi-di-areal-persawahan-blang-seumasang-gampong-ladang-kekurangan-air\/","url_meta":{"origin":10524,"position":1},"title":"Padi Di Areal persawahan Blang seumasang Gampong Ladang Kekurangan Air","date":"14 Juli 2024","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID ACEH BARAT- Petani di Blang seumasang Gampong Ladang Kecamatan sama tiga Kabupaten Aceh Barat saat ini usai melakukan tana padi secara serentak dilahan seluas 10 hektar. Sayangnya lahan yang mereka tanami padi secara serentak saat ini mengalami kekurangan air. \"Kita baru saja tanam padi secara serentak, tapi sayang lahanya\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2024\/07\/sawah-kurang-air.jpg?fit=640%2C532&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":13117,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pelaku-pengibaran-bendera-bulan-bintang-di-lhokseumawe-ditangkap-polisi-sita-pistol-m1911-siap-tembak\/","url_meta":{"origin":10524,"position":2},"title":"Pelaku Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Lhokseumawe Ditangkap, Polisi Sita Pistol M1911 Siap Tembak","date":"26 Desember 2025","format":false,"excerpt":"BUANAINDONESIA.CO.ID LHOKSEUMAWE- Aparat Polres Lhokseumawe mengamankan seorang pelaku aksi pengibaran Bendera Bulan Bintang di Simpang Kandang, Gampong Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Kamis (25\/12\/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita sepucuk senjata api jenis pistol M1911 siap tembak yang dibawa pelaku. Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan,\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Umum&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2025\/12\/Presrilis.jpg?fit=480%2C360&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12831,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/gampong-sawang-indah-berbenah-hadapi-penilaian-gampong-tingkat-provinsi\/","url_meta":{"origin":10524,"position":3},"title":"Gampong Sawang Indah Berbenah Hadapi Penilaian Gampong Tingkat Provinsi","date":"29 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID,\u00a0 ACEH SELATAN - Gampong Sawang Indah Kecamatan Labuhanhaji Timur Kabupaten Aceh Selatan terus membenah secara maksimal segala bidang akan menjadi penilaian untuk mengikuti lomba Gampong tingkat Provinsi Aceh tahun 2019. Gampong Sawang Indah akan bersaing dengan 10 (sepuluh) Gampong lainnya dari Kabupaten\/Kota yang ada di Provinsi Aceh. \"Dalam perlombaan\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;aceh Selatan&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i2.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-1-1.jpg?fit=640%2C412&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12816,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/pesta-demokrasi-berlangsung-aktifitas-masyarakat-sepi-di-meulaboh\/","url_meta":{"origin":10524,"position":4},"title":"Pesta Demokrasi Berlangsung, Aktifitas Masyarakat Sepi Di Meulaboh","date":"17 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH BARAT - Ajang Pesta Demokrasi Rakyat yang di gelar hari ini, serentak di seluruh Indonesia, aktifitas masyarakat Kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, tampak sepi. Pengamatan buanaindonesia di beberapa titik ruas jalan dalam Kota Meulaboh, hilir mudik kendaraan yang lalu lalang tidak terpantau padat. Sebagian toko-toko tutup dan sepi\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Barat&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/aceh-5.jpg?fit=640%2C320&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]},{"id":12825,"url":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/dua-santri-pesantren-budi-lamno-terhempas-ombak-saat-memancing\/","url_meta":{"origin":10524,"position":5},"title":"Dua Santri Pesantren Budi Lamno terhempas Ombak Saat Memancing","date":"28 April 2019","format":false,"excerpt":"BERITA62.ID, ACEH JAYA - Muhammad Reza (25), Santri Pesantren Budi Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, hilang terhempas ombak saat sedang memancing bersama temannya Razali (23), di batu karang belakang kuburan Photemerehom, Desa Gle Joeng, Kuala Daya, Kecamatan Jaya, Lamno, Sabtu petang, pukul 18.30 WIB. Menurut informasi yang dihimpun dari Ismail, Kabid\u2026","rel":"","context":"dalam &quot;Aceh Jaya&quot;","img":{"alt_text":"","src":"https:\/\/i1.wp.com\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-content\/uploads\/sites\/7\/2019\/04\/ilustrasi-mancing.jpg?fit=640%2C474&ssl=1&resize=350%2C200","width":350,"height":200},"classes":[]}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10524"}],"collection":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/users\/45"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10524"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10524\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10526,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10524\/revisions\/10526"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10525"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/buanaindonesia.co.id\/62\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}